Category: Baby & Toddler

You can add some category description here.

  • Cara Memandikan Bayi Baru Lahir yang Belum Puput Pusar

    Cara memandikan bayi baru lahir yang belum puput pusar sering kali menjadi kekhawatiran para ibu. Bagaimana cara memandikan bayi agar kondisinya tetap nyaman.  

    Tenang Bunda, perasaan ini banyak kok yang mengalami. Kebanyakan bayi usia dua sampai tiga minggu memang belum puput tali pusar. Untuk menjaga kondisi bayi Bunda perlu berhati-hati karena tali pusar masih basah dan memang disarankan untuk tidak terkena air. 

    Cara Memandikan Bayi Baru Lahir yang Belum Puput Pusar

    Saat memandikan bayi dengan kondisi seperti ini tentu membutuhkan perhatian agar kondisinya tetap nyaman. Lalu bagaimana caranya?

    Tali pusar yang belum puput memang perlu dijaga agar dalam keadaan kering. Maka untuk menjaga kondisi tersebut, memandikan bayi bisa menggunakan waslap lembut kemudian menyeka organ tubuhnya secara perlahan. 

    Tahapan Memandikan Bayi  

    Persiapan yang dilakukan sebenarnya tidak jauh berbeda dengan bayi yang sudah puput tali pusarnya. Hanya saja untuk tempatnya sedikit berbeda. Bayi dengan kondisi belum puput tali pusar mandi di tempat yang kering karena prosesnya dengan cara di waslap. 

    Beberapa perlengkapan yang perlu dipersiapkan, antara lain :

    1. Siapkan air hangat dalam wadah. 
    2. Waslap lembut.
    3. Handuk.
    4. Baju ganti dan popok.
    5. Minyak telon.

    Tahapan mandi yang Bunda lakukan, adalah :

    1. Baringkan bayi pada permukaan yang datar dan sudah diberikan alas seperti handuk yang empuk. 
    2. Basahi waslap dan basuhkan pada bagian tubuh bayi mulai dari kepala hingga kaki secara perlahan. 
    3. Seka organ tubuh yang tertutup seperti bagian ketiak, punggung dan sela-sela jari tangan juga kaki.  
    4. Membersihkan alat kelamin secara perlahan.
    5. Setelah tubuh bayi sudah diberikan secara merata, angkat dan Bunda bisa memeluknya sesaat untuk meningkatkan bonding. 

    Setelah merasa kondisi tubuhnya segar bayi akan terlelap kembali, tetapi untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya Bunda bisa mengASIhi dahulu. 

    Kesimpulan

    Cara memandikan bayi baru lahir yang belum puput pusar memang membutuhkan perhatian agar kondisi pusarnya tetap terjaga dengan baik. Pusar bayi memang diusahakan untuk tidak basah atau tetap dalam kondisi kering. 

     

    Salam sayang,

  • Tujuan Memandikan Bayi, Apa Sajakah Itu

    Tujuan memandikan bayi ini perlu Bunda ketahui. Mandi bagi anak-anak memang menjadi bagian yang menyenangkan, sebagai ajang bermain ceria bersama percikan air sehingga membuatnya betah berlama-lama.  

    Tubuh bayi belajar untuk melakukan penyesuaian dengan kondisi menyenangkan yang ada disekitarnya. Merasakan ada suasana yang berbeda. 

    Mandi bagi bayi merupakan hal yang menyenangkan, tetapi awalnya bagi Bunda cukup mendebarkan. Kenapa? Karena tubuhnya masih kecil sehingga kita perlu berhati-hati saat menggerakkan juga kondisi kulitnya yang sensitif. Meski demikian mandi mempunyai beberapa manfaat yang perlu Bunda ketahui.

    1. Bonding Time 

    Mandi menjadi momen yang menyenangkan buat Bunda dan buah hati. Adanya keterikatan melalui sentuhan, komunikasi juga tatapan mata membuat bayi lebih mengenal Bunda. Sentuhan kasih sayang Bunda akan memberikan energi untuk perkembangan bayi. 

    ” Nikmatilah waktumu bersama buah hati kesayangan sebaik mungkin. Karena waktu akan cepat bergulir dan nantinya menjadi momen yang selalu dirindukan.” 

    2. Melindungi Kesehatan Kulit

    Usia 0-3 bulan kondisi kulit bayi yang masih sensitif, sehingga Bunda perlu berhati-hati saat memberikan perawatan pada tubuh kecilnya. Memilih shampo dan sabun yang berkualitas dan sudah teruji klinis akan mampu memberikan perlindungan yang tepat untuk kulit bayi. Mandi akan membuat kondisi kulitnya menjadi terjaga. 

     3. Bayi Mudah Tidur

    Kesegaran yang bayi rasakan saat mandi juga sentuhan lembut Bunda akan membuatnya mudah tertidur dengan nyenyak. Waktu tidur yang cukup akan membantu tumbuh kembangnya lebih optimal.

    4. Waktu Bermain Bayi

    Mainan kecil, sentuhan tangan Bunda juga komunikasi yang Bunda lakukan, menjadi waktu bermain yang menyenangkan untuk bayi. Kucuran air hangat yang mengenai tubuhnya membuat bayi begitu menikmati kesegaran yang ada. Bahkan membuatnya benar-benar menikmati kenyamanan bersama kesegaran air.

    5. Mampu Merangsang Perkembangan Indera Bayi

    Waktu mandi tidak hanya memberikan kesegaran saja, tetapi sentuhan lembut yang Bunda lakukan mulai dari kepala hingga telapak kaki mampu memberikan rangsangan terhadap organ tubuhnya. Karenanya saat mandi menjadi moment yang lama untuk Bunda memberikan sentuhan dan komunikasi pada bayi. Sentuhan yang Bunda berikan mampu merangsang perkembangan kognitif dan emosional bayi.  

    6. Menenangkan Bayi

    Selesai mandi, tentunya Bunda tidak langsung menidurkan bayi, tetapi memberikan sentuhan dengan minyak telon yang memberikan kehangatan pada tubuhnya melalui usapan lembut yang Bunda lakukan. Skin to skin tersebut akan membuat bayi menjadi lebih nyaman, menenangkan dan membuatnya tertidur dengan nyenyak. 

    7. Meningkatkan Kecerdasan Berbahasa

    Komunikasi yang Bunda lakukan akan membuat bayi merasa lebih dekat. Mengenal dengan baik bagaimana suara Bunda tercintanya dan hal ini juga mampu meningkatkan kecerdasan berbahasanya kelak. 

    Penutup

    Tujuan memandikan bayi tidak hanya menyegarkan tubuh, juga bisa untuk menikmati kebersamaan dengan sang Bunda tercinta di saat seperti ini. Tidak hanya bayi yang akan merasakan kesegaran percikan air, tetapi juga cinta kasih Bunda akan terus bersemi untuk membersamai tumbuh kembangnya. 

     

    Salam sayang,

  • Menjemur Bayi Baru Lahir, Ini yang Perlu Diperhatikan

    Menjemur bayi baru lahir di pagi hari memberikan banyak manfaat, yaitu membantu pertumbuhan tulang. Pancaran sinar matahari yang mengandung vitamin D yang baik untuk pertumbuhan tulangnya. Apakah bayi Bunda termasuk yang suka menjemur di pagi hari? 

    Beberapa tips dalam menjemur bayi baru lahir, antara lain: 

    7 Tips Menjemur Bayi Baru Lahir

    1. Waktu yang Tepat Menjemur

    Semua bayi yang terlahir disarankan untuk menjemur di pagi hari, kecuali kondisi bayi yang terlahir prematur. Karena kondisi bayi tersebut membutuhkan penanganan medis terlebih dahulu. Menjemur di bawah jam 10 pagi dan di atas jam 4 sore  menjadi waktu yang tepat untuk menjemur bayi. Sinar mataharinya tidak terlalu panas dan aman untuk kulit bayi. 

    2. Lama Menjemur

    Berapa lama sebaiknya menjemur bayi? Kondisi kulit bayi masih begitu sensitif sehingga Bunda perlu menjaganya dari paparan sinar matahari. Waktu menjemur pun tidak dalam waktu yang lama, yaitu sekitar 10-15 menit saja. Saat menjemur, Bunda juga bisa membersihkan organ tubuhnya seperti pada bagian lipatan tubuhnya. 

    3. Pakaian bayi

    Apakah saat menjemur bayi boleh mengenakan pakaian? Untuk bayi yang baru lahir hingga beberapa minggu, menjemurnya boleh mengenakan pakaian. Namun, jika sudah terlihat besar maka bisa mengenakan popok saja ya Bunda, agar seluruh tubuhnya benar-benar bisa merasakan kehangatan saat di jemur. Pancaran matahari yang mengenai tubuhnya juga akan membuat kerja vitamin D menjadi lebih baik.  Tubuh mungilnya juga dapat Bunda bolak balikkan agar seluruh organ tubuhnya benar-benar terasa hangat. 

    4. Pelindung Tubuh Bayi

    Meski bertujuan untuk memberikan kehangatan pada seluruh tubuh bayi, bukan berarti Bunda tidak memberikan pelindung untuk tubuhnya. Kenakan topi atau tutup bagian matanya agar tidak terkena paparan sinar matahari, karena akan mempengaruhi retina mata bayi.

    5. Menjaga Keamanan Sekitar

    Menjemur bayi tidaklah harus di tengah halaman yang luas, tetapi dapat dilakukan di depan rumah yang terkena paparan sinar matahari. Selain itu Bunda juga perlu memastikan keamanan kondisi sekitar, apakah kondisinya benar-benar aman dari polusi udara. Pemilihan tempat yang nyaman akan membuat bayi menikmati waktu menjemurnya dengan baik.

    6. Kondisi Kulit Bayi

    Kondisi kulit bayi masih begitu sensitif, karenanya Bunda perlu memastikan terlebih dahulu bagaimana kondisi kulit bayi saat dijemur. Bila terjadi timbul bercak merah maka sebaiknya tidak dijemur. 

    7. Menjemur Disesuaikan dengan Kondisi Bayi

    Pastikan sebelum menjemur Bunda mengecek dahulu kondisi tubuh bayi. Apabila kondisinya baik maka dapat dilakukan, begitu pula sebaliknya. Jadi tidak dilakukan setiap hari juga tidak apa ya Bunda. 

    Manfaat Menjemur Bayi Baru Lahir

    Paparan sinar matahari pagi selain memberikan kehangatan pada tubuhnya juga bisa membantu kondisinya yang mengalami batuk, flu juga pilek. Hangatnya sinar matahari akan membuat lendir yang ada dalam tubuhnya menjadi mudah keluar. 

    Lalu apakah jika bayi yang mengalami demam boleh dijemur? Sebaiknya tidak ya Bunda, tetapi konsultasikan kondisinya ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat. 

    Sinar matahari memiliki kandungan vitamin D yang berperan penting untuk kesehatan bayi, yaitu dapat membantu kinerja kalsium dalam tubuh untuk memelihara dan membangun tulang juga gigi, serta membangun sistem imun yang kuat. 

    Penutup

    Menjemur bayi baru lahir akan memberikan kehangatan bagi tubuh bayi. Tubuhnya menjadi lebih segar, ditambah sentuhan lembut yang Bunda berikan. Berikan interaksi juga agar bonding terus terjalin. Aktivitas ini disesuaikan dengan kondisi bayi dan tidak harus dilakukan setiap hari ya Bunda. 

     

    Salam bahagia,

  • Faktor yang Mempengaruhi Tumbuh Kembang Anak Menurut Para Ahli, Sudah Tahukah Bunda

    Faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak menurut para ahli, sudahkah diketahui para orang tua? Faktanya memang banyak hal yang mempangaruhi masa tumbuh kembang tersebut. Semua orang tua pun  memiliki harapan yang sama untuk buah hatinya, ingin mereka tumbuh dan berkembang dengan baik juga optimal dan menjadi insan bermanfaat.

    Untuk mewujudkan keinginan tersebut banyak cara yang dilakukan. Tidak hanya saat anak sudah terlahirkan, tetapi mulai dilakukan sejak dalam kandungan. Tahapan selanjutnya adalah mengoptimalkan tumbuh kembangnya mulai dari masa bayi sampai usia sekolah. Peran orang tua memang tidak hanya sesaat, tetapi sepanjang masa kehidupannya.  

    Faktor yang Mempengaruhi Tumbuh Kembang Anak Menurut Para Ahli

    Setiap orang tua mengetahui bahwa tumbuh kembang anak dipengaruhi oleh berbagai faktor. Namun ternyata tidak semua orang tua memiliki pemahaman yang sama, terlebih dalam memahami apa itu tumbuh kembang anak sesuai dengan usia juga tahapannya. 

    Memang betul, ada faktor indikator pertumbuhan dan perkembangan yang sesuai dengan tahapan usia anak, dan hal inilah yang selayaknya diketahui oleh semua orang tua. Selain itu sebaiknya Bunda juga mengetahui bagaimana pengertian pola asuh menurut para ahli

    Baca juga :

    Apa Itu Tumbuh Kembang Anak

    Uups, sebenarnya sudah tahukah Bunda apa yang dimaksud dengan tumbuh kembang anak? Ada yang mengatakan bahwa tumbuh itu artinya anak semakin bertambah besar, sedangkan berkembang maksudnya kemampuan tubuhnya terus meningkat.  

    Tumbuh atau growth adalah terjadinya perubahan fisik pada anak yang dapat diketahui dengan cara pengukuran dan pengamatan langsung. Misalnya menggunakan timbangan untuk mengetahui berat badan, mengukur lingkar kepala dan mengamati perubahan yang terlihat jelas. 

    Sedangkan perkembangan atau development adalah perubahan struktur kemampuan tubuh yang bersifat kompleks. Jadi sebenarnya secara umum pertumbuhan dan perkembangan anak terbagi menjadi dua, yaitu pertumbuhan fisik dan pertumbuhan struktur tubuh.

    Faktor Pendukung Tumbuh Kembang Anak

    Tentunya Bunda sudah mengetahui jika masa pertumbuhan dan perkembangan anak dipengaruhi oleh berbagai faktor pendukung, antara lain :

    1. Genetik

    Tidak dipungkiri bahwa faktor genetik turut mendukung dalam tumbuh kembang anak. Ciri fisik yang dapat terlihat seperti tinggi dan berat badan, struktur tubuh, tekstur rambut, warna mata, juga bakat kemampuan seseorang. 

    2. Gender

    Faktanya tumbuh kembang antara laki-laki dan perempuan memiliki proses yang berbeda. Perkembangan perempuan untuk tumbuh dewasa cenderung lebih cepat dibandingkan anak laki-laki. 

    3. Hormon

    Hormon merupakan faktor internal alami dalam tubuh setiap orang. Apabila produksi hormon disesuaikan dengan kebutuhan maka fungsi dan kemampuan organ tubuh akan berjalan sebagaimana mestinya.

    Begitu pula jika produksi hormon tidak seimbang maka akan mempengaruhi fungsi organ tubuh tertentu seperti terjadi gangguan kesehatan dan tumbuh kembang seseorang. 

    4. Asupan Nutrisi

    Tubuh membutuhkan berbagai jenis nutrisi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang didapat dari asupan makanan sehari-hari. Kebutuhan nutrisi yang terpenuhi dengan baik akan membuat fungsi metabolisme tubuh bekerja dengan optimal. 

    Sedangkan asupan nutrisi yang kurang atau berlebih akan membuat tubuh mengalami kesulitan untuk menjalankan kinerjanya dengan baik. 

    5. Aktivitas Fisik

    Seseorang dengan aktivitas fisik yang baik akan membantu menguatkan otot dan massa tulang dengan lebih baik. Kondisi tubuh pun akan menjadi lebih bugar dan kesehatan terjaga.  

    6. Pendidikan

    Tak dipungkiri bahwa pemahaman dan pengetahuan seseorang akan menjadi lebih baik bila didukung dengan pendidikan, baik didapatkan di rumah atau sekolah. Jenjang pendidikan pun disesuaikan dengan usia anak didik agar dapat benar-benar sesuai dan diterima dengan baik. 

    7. Lingkungan

    Faktor lingkungan memang amat luas dan memberikan pengaruh yang cukup besar dalam pendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Lingkungan yang sehat akan pengaruh yang baik, begitupun sebaliknya. 

    Kesimpulan 

    Faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak menurut para ahli tidak hanya dipengaruhi oleh satu atau dua faktor saja. Memahami apa itu tumbuh kembang anak secara nyata tentu akan membuat para orang tua tidak kewalahan dalam menikmati kebersamaan dengan buah hati. 

    Banyak cara yang dilakukan untuk dapat memastikan masa tumbuh kembang tersebut. Melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, mengoptimalkan pemberian nutrisi juga memberikan stimulasi sesuai usia anak. 

    Peran Bunda dan pasangan dalam menikmati masa tumbuh kembang anak menjadi bagian penting untuk masa depan mereka. Melalui orang tualah mereka akan mendapatkan banyak pemahaman tentang apa dan bagaimana kondisi di sekitarnya. 

    Salam bahagia,  

  • Jam Mandi yang Baik Untuk Bayi, Sudah Tahukah?

    Jam mandi yang baik untuk bayi, kapankah waktunya dan kenapa perlu menentukan waktu khusus untuk memandikannya? Karena usianya masih kecil. Benarkah bayi yang baru lahir perlu melakukan rutinitas mandi yang sama seperti usia anak-anak atau dewasa? Umumnya mandi memang dilakukan dua kali sehari. 

    Tujuannya agar rutinitas tersebut tidak mengganggu waktu tidur bayi. Karena umumnya bayi memang lebih banyak tidur untuk membantu mendukung perkembangan tubuh. 

    Jadwal Mandi yang Baik

    Mandi memang menjadi rutinitas yang menyenangkan, tetapi untuk bayi baru lahir hingga usia 2 bulan sebenarnya tidak perlu dimandikan terlalu sering, karena kondisi kulitnya masih sensitif sehingga dapat membuatnya mudah kering dan iritasi. 

    Oleh karena itu rutinitas ini perlu dilakukan dengan hati-hati dan menggunakan perawatan mandi yang sesuai dengan kondisi kulit bayi. Misalnya sabun juga shampoo. 

    Setelah usianya mencapai 2 bulan maka mandi bisa dilakukan 2 kali dalam sehari. Lalu kapan sebaiknya mandi dilakukan? Apakah ada waktu yang khusus agar nyaman dan tidak membuatnya rewel?

    Pemilihan Jam Mandi untuk Bayi 

    Tujuan mandi adalah menjaga kebersihan tubuh. Pemilihan waktu mandi sebenarnya bertujuan agar selama prosesnya bisa benar-benar menikmati dan kondisi tubuhnya juga menjadi lebih segar.

    Untuk itu sebaiknya Bunda memilih waktu yang tepat. Beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan untuk pemilihan waktunya, yaitu :

    • Tidak dalam kondisi lapar atau kenyang
    • Hindari ketika bayi mengantuk atau lelah
    • Saat bayi baru bangun dari tidurnya

    Waktu mandi yang dipilih saat pagi hari umumnya sekitar pukul 6 sampai 8 pagi dan pukul 4 sampai 5 sore. Namun juga dapat disesuaikan dengan kondisi cuaca. 

    Baca juga : 

    Kesimpulan

    Jam mandi yang baik untuk bayi bisa disesuaikan dengan usianya. Rutinitas ini bagi bayi tentu berbeda dengan usia anak-anak dan dewasa. Bunda perlu memperhatikan beberapa hal bila belum menemukan waktu mandi yang pas untuk mereka. 

    Namun setelah bayi memiliki rutinitas yang jelas seperti waktu tidurnya maka akan membantu Bunda menentukan waktu ideal untuk mandi. Selain mendapatkan waktu yang tepat, Bunda juga perlu melakukan persiapan untuk memandikan bayi agar mereka dapat menikmati rutinitas ini dengan nyaman dan tidak rewel tentunya. 

     

    Salam bahagia,

  • Cara Memandikan Bayi 1 Bulan yang Tepat dan Aman

    Cara memandikan bayi 1 bulan adakah yang perlu diperhatikan oleh para Bunda. Terus apa saja yang sebaiknya dipersiapkan sebelum bayi mandi.

    Setelah melalui proses persalinan, selanjutnya Bunda dan bayi akan kembali ke rumah dan mengurus buah hati sepenuhnya. Duh rasanya deg-degan, ya Bun. Langsung membayangkan bagaimana cara memandikan bayi 1 bulan, cara menstimulasinya dan pertanyaan lain yang terus berputar-putar dalam pikiran. 

    Eiit … Tenang dulu Bunda. Semua proses tumbuh kembang buah hati bisa dilakukan dengan tenang dan nyaman. Rasa khawatir, was-was dan pikiran yang tidak tenang akan membuat Bunda jadi kurang nyaman dan bisa mempengaruhi kondisi fisik juga. 

    Cara Memandikan Bayi 1 Bulan

    Pasca persalinan tentunya semua ibu tidak mengalami kondisi yang sama. Ada yang butuh waktu untuk proses pemulihan, tetapi ada juga yang berusaha untuk segera pulih dan kondisinya juga memungkinkan. 

    Saat proses persalinan pertama kondisi saya benar-benar kurang mendukung untuk segera menangani buah hati sendiri. Proses caesar yang terjadi membuat tubuh butuh waktu untuk pemulihan dalam beberapa hari. Berjalan saja dilakukan pelan-pelan untuk menjaga kondisi jahitan. Termasuk juga  saat menyusui. 

    Namun setelah dua minggu kondisi sudah pulih dan bisa deh, menangani bayi sendiri. Asyik.

    Kondisi tubuh bayi usia 1 bulan tentu sudah lebih berisi. Rata-rata pertumbuhan berat badan bayi sekitar 20-30 gram per hari sampai usia 1 bulan.

    Sebelum mengajak mandi bayi, Bunda perlu mengatur kondisi diri dulu. Ya, perlu mempersiapkan diri dengan penuh keyakinan bahwa Bunda bisa melakukannya dengan baik. 

    Mempersiapkan Perlengkapan Mandi Bayi 1 Bulan

    Perlengkapan Mandi Bayi 1 Bulan

    Mandi merupakan aktivitas yang menyenangkan, termasuk untuk bayi. Saat dimana dia bisa menyegarkan tubuhnya, bermain dan bisa berinteraksi juga dengan Bunda. Sehingga menjadi momen untuk meningkatkan bonding. 

    Agar memudahkan sebelum mandi sebaiknya Bunda mempersiapkan dahulu berbagai keperluan yang dibutuhkan untuk bayi, antara lain :

    1.Handuk untuk mengeringkan tubuh bayi. Pilih yang berbahan lembut dan mudah menyerap air sehingga membuat bayi nyaman.

    2.Baju ganti. Umumnya di usia 1 bulan menggunakan piyama sehingga memudahkan Bunda mengenakannya. 

    3.Popok ganti. 

    4.Sabun mandi penggunaannya disesuaikan dengan kondisi kulitnya. Umumnya menggunakan sabun cair khusus bayi atau memilih soap-free untuk mencegah iritasi dan kulit kering. 

    5.Air yang digunakan untuk mandi bayi dengan kondisi tidak terlalu panas atau dingin.   

    6.Tempat mandi. Umumnya menggunakan bak mandi bayi.

    7.Minyak telon.

    Baca juga : Trik Menghadapi Tangisan Bayi

    Kesimpulan

    Cara memandikan bayi 1 bulan memang membutuhkan persiapan untuk menjaga kondisi bayi tetap nyaman. Berat badannya yang masih kecil seringkali membuat Bunda merasa gugup dan khawatir saat menanganinya. 

    Rasa percaya diri dan melakukan persiapan dahulu sebelum mandi akan membuat prosesnya menjadi mudah dan berjalan dengan lancar. Selanjutnya rasa kekhawatiran itu akan hilang dan Bunda akan semakin menikmati waktu mandi bayi. 

     

    Salam bahagia,

     

  • Trik Menghadapi Tangisan Bayi

    Trik menghadapi tangisan bayi dibutuhkan agar kondisi ibu semakin panik dan bayi bisa segera tenang. Hal apa sajakah yang sebaiknya dilakukan untuk menghadapi saat seperti ini.

    Menemaninya dalam keseharian, mengasuh dengan sepenuh hati merupakan bagian yang membahagiakan dan tak terlupakan bagi seorang ibu. Meski awalnya merasa takut atau khawatir salah atau bayi merasa tidak nyaman, tetapi selanjutnya akan membuat ibu menjadi terbiasa dan menikmati prosesnya. Begitupun saat mendengar tangisan bayi. Apa sih trik menghadapi kondisi ini agar Bunda bisa menikmati momen ini dengan tetap merasa bahagia.

    Tak dipungkiri diusia belianya bayi akan sering menangis dan ibu akan berusaha untuk menenangkannya. Namun tidak sedikit juga yang merasa panik saat mendengar suara tangisan tersebut. Menangis merupakan cara bayi mengungkapkan apa yang dirasakan, dan diinginkannya.

    Bisa ungkapan rasa lapar, merasa kurang nyaman dengan kondisinya, bosan, rasa sakit yang dirasakannya, ingin mendapatkan kehangatan, buang air kecil atau besar, dan perasaan lain yang ingin disampaikannya.

    Bila  dihitung jumlah total bayi menangis dalam sehari bisa mencapai sekitar 1-4 jam. Unik ya sebenarnya dunia bayi ini. Lalu apa yang sebaiknya Bunda lakukan saat mendengar suara tangis bayi ini? Ada beberapa trik  menghadapi tangisan bayi.

    Cara Menghadapi Tangisan Bayi

     “Menangis merupakan bentuk ungkapan akan apa yang dirasakannya.”

    Tips Hadapi Tangisan Bayi

    1. Tenangkan Diri

    Saat Bunda sedang ingin istirahat, tiba-tiba bayi menangis dengan suara khasnya, apa yang akan Bunda lakukan?

    Ada yang kesal, sedih atau bahkan mendiamkan suara itu. Ya, bayi memang memanggil Bundanya dan ingin mengungkapkan sesuatu. Apa hanya akan terjadi saat tertentu saja? Tidak juga, karena disesuaikan dengan kondisi bayi.

    Maka tenangkan diri Bunda dahulu sejenak. Atur nafas dengan baik agar saat menghadapi bayi bisa tetap dengan senyuman dan hati tenang. Kondisi seperti ini akan membuat bayi juga jadi merasa nyaman dan Bunda bisa mengatasinya dengan segera.

    Apakah perlu seperti itu? Usahakan demikian agar rasa berat di hati bisa sirna dan mampu menghadapi segalanya dengan mudah. Emosi yang Bunda rasakan akan membuat bayi juga merasa tidak nyaman. Mungkin awalnya belum terbiasa, tetapi bila terus dicoba akan membuat Bunda jadi terbiasa.

    2. Tarik Nafas Sesaat

    Bayi menangis menunjukkan bahwa dia membutuhkan kehadiran orang didekatnya untuk membantu kondisi yang dirasakannya saat itu. Saat kondisi Bunda sedang letih, pusing, tentu tangisan bayi akan terasa kurang nyaman.

    Ada baiknya Bunda menarik nafas sesaat untuk menghimpun energi tambahan, menyegarkan tubuh dan menambah aura kebahagiaan dalam jiwa.

    3. Hampiri dan Cek Kondisi Bayi

    Setelah kondisi Bunda terasa nyaman, maka segera hampiri bayi untuk bisa mencari tahu apa penyebab dia menangis, kemudian segera mengatasinya. Untuk merasakan ketenangan bisa juga sejenak Bunda memberikan sentuhan lembut, pelukan kehangatan sehingga bayi benar-benar bisa merasakan bahwa Bundanya benar-benar siap menemaninya dan selalu ada untuknya.

    Rasa nyaman dan tenang memang tidak hanya dibutuhkan orang tua saat menghadapi buah hatinya. Begitupun bayi yang belum bisa mengungkapkan apa yang dirasakannya dengan ucapan secara langsung.

    Apabila semua kondisi bayi sudah teratasi dan dia sudah kembali dalam peraduannya kembali, maka Bunda bisa melakukan aktivitas yang sebelumnya dilakukan atau bisa juga beristirahat.

    Cara Menghadapi Tangisan Bayi Kehangatan Bunda Memberikan Ketenangan

    Trik menghadapi bayi menangis perlu diketahui agar saat terdengar suara tangis bayi, Bunda tidak langsung merasa panik. Bayi mengungkapkan keinginannya lewat suara tangis yang terjadi kapanpun.

    Meskipun demikian tidak sedikit ibu yang bisa menikmati tangisan itu dengan senyuman. Bahkan ada yang mengajaknya berkomunikasi. Bisa dengan menanyakan apa yang dia inginkan, apa yang dirasakannya atau bisa juga menceritakan apa yang ada disekitarnya.

    Kalimat yang Bunda sampaikan memang belum dimengerti olehnya, tetapi dia akan melihat bagaimana ekspresi yang Bunda tunjukkan. Getaran dan rasa ini yang akan dinikmati oleh bayi, sehingga akan membuat tangisannya mereda dengan sendirinya.

    Penutup

    Trik menghadapi tangisan bayi memang dapat menjadi cara jitu saat Bunda dalam kondisi yang kurang nyaman. Meskipun awalnya tidak mudah menghadapi tangisan ini, tetapi setelah Bunda mencobanya beberapa kali maka akan jadi biasa dan nyaman melakukannya.

    Bunda dan bayi, sama-sama membutuhkan kenyamanan, juga ketenangan saat saling bersama. Hal ini dapat tercipta bila Bunda yang mengawali. Bayi adalah makhluk kecil yang belum bisa berbuat apapun, tetapi mampu merasakan sekitarnya dengan hatinya.

    Salam bahagia,

  • Try These Baby-Friendly Recipes for Starting Spoon Feeding

    Intro text we refine our methods of responsive web design, we’ve increasingly focused on measure and its relationship to how people read.

    A wonderful serenity has taken possession of my entire soul, like these sweet mornings of spring which I enjoy with my whole heart. Even the all-powerful Pointing has no control about the blind texts it is an almost unorthographic life One day however a small line of blind text by the name of Lorem Ipsum decided to leave for the far World of Grammar. The Big Oxmox advised her not to do so, because there were thousands of bad Commas, wild Question Marks and devious Semikoli, but the Little Blind Text didn’t listen.

    On the topic of alignment, it should be noted that users can choose from the options of None, Left, Right, and Center. In addition, they also get the options of Thumbnail, Medium, Large & Fullsize.

    And if she hasn’t been rewritten, then they are still using her. Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts. Separated they live in Bookmarksgrove right at the coast of the Semantics, a large language ocean. A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia.

    A wonderful serenity has taken possession of my entire soul

    On her way she met a copy. The copy warned the Little Blind Text, that where it came from it would have been rewritten a thousand times and everything that was left from its origin would be the word “and” and the Little Blind Text should turn around and return to its own, safe country.A wonderful serenity has taken possession of my entire soul, like these sweet mornings of spring which I enjoy with my whole heart. I am alone, and feel the charm of existence in this spot, which was created for the bliss of souls like mine. I am so happy, my dear friend, so absorbed in the exquisite sense of mere tranquil existence, that I neglect my talents.

    But nothing the copy said could convince her and so it didn’t take long until a few insidious Copy Writers ambushed her, made her drunk with Longe and Parole and dragged her into their agency, where they abused her for their projects again and again.

    Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts. Separated they live in Bookmarksgrove right at the coast of the Semantics, a large language ocean. A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia. It is a paradisematic country, in which roasted parts of sentences fly into your mouth.

    What to do in Uluwatu Bali

    A collection of textile samples lay spread out on the table – Samsa was a travelling salesman – and above it there hung a picture that he had recently cut out of an illustrated magazine and housed in a nice, gilded frame. It showed a lady fitted out with a fur hat and fur boa who sat upright, raising a heavy fur muff that covered the whole of her lower arm towards the viewer.

    Gregor then turned to look out the window at the dull weather. Drops of rain could be heard hitting the pane, which made him feel quite sad. “How about if I sleep a little bit longer and forget all this nonsense”, he thought, but that was something he was unable to do because he was used to sleeping on his right, and in his present state couldn’t get into that position. However hard he threw himself onto his right, he always rolled back to where he was.

    One morning, when Gregor Samsa woke from troubled dreams, he found himself transformed in his bed into a horrible vermin. He lay on his armour-like back, and if he lifted his head a little he could see his brown belly, slightly domed and divided by arches into stiff sections. The bedding was hardly able to cover it and seemed ready to slide off any moment. His many legs, pitifully thin compared with the size of the rest of him, waved about helplessly as he looked. “What’s happened to me? ” he thought. It wasn’t a dream.

    His room, a proper human room although a little too small, lay peacefully between its four familiar walls. A collection of textile samples lay spread out on the table – Samsa was a travelling salesman – and above it there hung a picture that he had recently cut out of an illustrated magazine and housed in a nice, gilded frame.

    Hidden beach paradise that Balinese would never tell you

    Before you get started, please be sure to always search this Documentation, and also watch our Video Tutorials. If you have further questions beyond the scope of this Documentation, please don't hesitate to contact us. We'll do our very best to reply as promptly as possible.

    It is a paradisematic country, in which roasted parts of sentences fly into your mouth. One morning, when Gregor Samsa woke from troubled dreams, he found himself transformed in his bed into a horrible vermin. He lay on his armour-like back, and if he lifted his head a little he could see his brown belly, slightly domed and divided by arches into stiff sections. The bedding was hardly able to cover it and seemed ready to slide off any moment.

    It showed a lady fitted out with a fur hat and fur boa who sat upright, raising a heavy fur muff that covered the whole of her lower arm towards the viewer. Gregor then turned to look out the window at the dull weather. Drops of rain could be heard hitting the pane, which made him feel quite sad.