Tag: Tumbuh kembang

  • Manfaat Membaca Buku Untuk Anak yang Sayang Dilewatkan

    Ђคll๏ Bunda… Kegiatan apa yang paling disukai anak saat bersama Bunda/Ayah? Dari berbagai aktivitas yang dilakukan anak bersama orang tua, tentu ada salah satu kegiatan yang rutin atau paling disukai anak. Bermain, nonton film, makan bersama, membaca buku dan segudang aktivitas lainnya. Benarkah membaca buku untuk anak bisa memberikan dampak yang berarti?

    Umumnya aktivitas membaca buku untuk anak dilakukan orang tua menjelang tidur. Bahkan anak-anak menanti waktu tersebut dengan penuh antusias. Namun tidak sedikit juga orang tua yang melakukannya disaat waktu luang. 

    Membaca tidak hanya memberikan wawasan baru bagi anak-anak, tetapi juga dapat menguatkan bonding juga memperkuat kasih sayang.

    Membaca Buku Membangun Hubungan Akrab: Pentingnya Bonding Orang Tua dan Anak

    Hubungan antara orang tua dan anak memainkan peran kunci dalam perkembangan anak. Proses bonding yang kuat antara orang tua dan anak tidak hanya menciptakan ikatan emosional yang dalam, tetapi juga memberikan dasar yang kokoh bagi perkembangan sosial, emosional, dan kognitif anak.

    Interaksi positif antara orang tua dan anak dapat meningkatkan rasa percaya diri anak, membantu mereka mengatasi rasa takut, serta memperkuat keterampilan sosial mereka. Saat orang tua terlibat secara aktif dalam kehidupan anak, baik dalam hal bermain, berbicara, atau mendengarkan, anak merasa diterima dan dicintai.

    Penting bagi orang tua untuk menyediakan lingkungan yang mampu mendukung bonding yang sehat. Melibatkan anak dalam kegiatan yang bermakna, seperti bermain bersama, membaca cerita sebelum tidur, atau berbicara tentang hari mereka, adalah beberapa cara sederhana, tetapi efektif untuk memperkuat hubungan orang tua dan anak.

    Menurut penelitian yang dilakukan oleh National Institute of Child Health and Human Development (NICHD), bonding yang kuat antara orang tua dan anak dapat membantu meningkatkan kemampuan anak dalam mengatur emosi, meningkatkan prestasi akademik, serta mengurangi risiko perilaku negatif di masa depan.

    Dengan demikian, tidak diragukan lagi bahwa bonding antara orang tua dan anak memiliki dampak yang signifikan pada perkembangan anak. Investasi waktu dan perhatian dalam membangun hubungan yang kuat dengan anak adalah investasi yang sangat berharga untuk masa depan mereka.

    Baca juga :

    Manfaat Membaca Buku untuk Anak

    Membaca buku merupakan kegiatan yang sangat penting dalam perkembangan anak, karena selain dapat meningkatkan kemampuan literasi dan kognitifnya, juga memberikan beragam manfaat positif lainnya. 

    Saat anak membaca buku, mereka tidak hanya dihibur oleh cerita yang disampaikan, tetapi juga dibawa dalam dunia imajinasi yang tak terbatas. Hal ini dapat merangsang kreativitas, imajinasi, dan pemahaman anak terhadap dunia sekitarnya. 

    Studi telah menunjukkan bahwa anak-anak yang terbiasa membaca buku memiliki kemampuan bahasa yang lebih baik, termasuk kemampuan berbicara, menulis, dan memahami makna kata-kata. Selain itu, membaca buku juga dapat membantu meningkatkan daya ingat dan konsentrasi anak. Dengan membaca buku, anak akan terbiasa fokus dalam waktu yang cukup lama untuk menyelesaikan sebuah cerita atau bahan bacaan.

    Manfaat lain dari membaca buku untuk anak adalah memperluas wawasan dan pengetahuan mereka tentang dunia. Melalui buku, anak dapat belajar tentang berbagai hal baru, seperti budaya, sejarah, ilmu pengetahuan, dan banyak lagi. Hal ini dapat membantu mereka menjadi pribadi yang lebih terbuka, toleran, dan memiliki pola pikir yang kritis.  

    Selain itu, membaca buku juga dapat menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara anak dan orang tua. Saat membacakan cerita kepada anak, orang tua bisa menghabiskan waktu berkualitas bersama dan membangun hubungan yang harmonis. Anak akan merasa dicintai, dihargai, dan merasa nyaman dalam berbagi pengalaman dengan orang tua.

    “Menumbuhkan kebiasaan membaca sejak usia muda, terbukti menjadi salah satu hal terbaik yang telah kamu lakukan untuk diri sendiri dan yang kamu sadari seiring bertambahnya usia.”

    Manfaat-Membaca-Buku-untuk-Anak-Membangun-Bonding-Orang-Tua-dan-Anak

    Jenis Buku yang Dapat Dibaca untuk Anak

    Beberapa jenis buku yang dapat dibaca untuk anak, antara lain:

    1. Buku Cerita

    Buku cerita ini sangat cocok untuk anak-anak yang masih dalam tahap awal belajar membaca. Gambar-gambar menarik dalam buku cerita ini dapat membantu anak memahami cerita yang disampaikan dengan lebih baik.

    2. Buku Dongeng

    Buku dongeng mengandung cerita-cerita fantasi dan moral yang dapat menghibur dan mendidik anak. Melalui dongeng, anak dapat belajar nilai-nilai kebaikan, kejujuran, dan kerja sama.

    3. Buku Edukatif

    Buku ini biasanya berisi informasi-informasi yang bermanfaat dan bisa membantu anak belajar tentang dunia sekitarnya, seperti buku mengenai angka, huruf, binatang, alam, dan sebagainya.

    4. Buku Aktivitas

    Ada beragam buku aktivitas seperti teka-teki, gambar untuk diwarnai, dan aktivitas lainnya dapat merangsang kreativitas dan kemampuan motorik anak.

    5. Buku Fiksi

    Adalah buku yang dapat membawa anak ke dalam dunia imajinasi dan petualangan yang menarik. Hal ini dapat merangsang imajinasi dan kreativitas anak.

    Manfaat Gemar Membaca Buku bagi Perkembangan Anak

    Membaca buku memiliki banyak manfaat positif bagi perkembangan anak, diantaranya:

    1.Memperkaya Kosakata

    Membaca buku secara rutin dapat membantu anak memperluas kosakata mereka. Dengan mengenal kata-kata baru, anak akan semakin lancar dalam berkomunikasi dan mengekspresikan ide-ide mereka.

    2. Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis

    Membaca buku dapat merangsang kemampuan berpikir kritis anak karena mereka akan diajak untuk memahami dan menganalisis cerita yang mereka baca.

    3. Mengembangkan Imajinasi dan Kreativitas

    Melalui membaca buku, anak akan dibawa ke dalam dunia imajinasi yang luas. Hal ini dapat membantu mereka mengembangkan imajinasi dan kreativitas mereka.

    4. Membantu Fokus dan Konsentrasi

    Membaca buku memerlukan fokus dan konsentrasi yang tinggi. Dengan membiasakan anak membaca buku, mereka dapat mengembangkan kemampuan fokus dan konsentrasi yang bermanfaat dalam kegiatan belajar dan sehari-hari. 

    5. Mengajarkan Nilai-nilai Positif

    Banyak buku anak-anak yang mengandung pesan-pesan moral dan nilai-nilai positif. Dengan membaca buku, anak dapat belajar tentang kejujuran, kerjasama, ketekunan, dan nilai-nilai positif lainnya.

    Manfaat-membaca-buku-untuk-anak-yang-tidak-dilewatkan-orang-tua

    Membaca Buku Adalah Kegiatan Menyenangkan

    Kegiatan membaca buku yang rutin dilakukan akan menjadi suatu kegiatan yang terus tertanam dan menyenangkan. Membayangkan berbagai cerita yang sedang dibaca, meningkatkan kreatifitas juga memantik kita untuk membaca semakin banyak buku lagi. 

    Tak heran jika pegiat buku terlihat haus akan beragam buku. Rasanya waktu yang berjalan tidak lengkap tanpa ada buku yang sedang dinikmatinya. 

    Dunia digital saat ini pun semakin memudahkan kita untuk semakin dekat dengan buku, yaitu dengan buku digital. Berbagai jenis e-book dapat kita nikmati dengan mudah di segala aktivitas sehari-hari. 

    Meskipun memiliki rasa yang berbeda, tetapi tetap dapat memberikan makna yang berarti dan mampu menambah wawasan kita. 

    Penutup

    Banyak manfaat membaca buku untuk anak yang dapat terus dipupuk sejak dini. Dengan membiasakan anak gemar membaca buku, kita sebagai orang tua dapat membantu mereka mengembangkan berbagai kemampuan dan mendapatkan manfaat positif dalam proses perkembangan mereka. 

    Apapun kondisinya semoga kita dapat terus mengoptimalkan tumbuh kembang buah hati tercinta dan mengisi masa tersebut dengan aktivitas yang bermanfaat untuk masa pertumbuhannya. Selamat membaca dan menjelajahi dunia literasi bersama anak!

     

  • Benarkah Pengaruh Gizi Terhadap Kecerdasan Anak Begitu Besar

    Semua orang tua mempunyai harapan yang sama, yaitu buah hati tercinta menjadi anak yang sehat, cerdas, juga soleh/sholeha. Namun untuk mencapai harapan tersebut membutuhkan usaha dan perjuangan yang panjang. Anak membutuhkan perhatian akan asupan sehari-harinya, karena pengaruh gizi terhadap kecerdasan anak begitu besar. 

    Antisipasi generasi stunting untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 menjadi bagian penting saat ini. Kenapa perhatian ini begitu besar? Karena stunting masih menjadi masalah gizi utama pada bayi dan anak usia dibawah 2 tahun.  

    Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) angka stunting di Indonesia tahun 2022 masih cukup tinggi yaitu 21,6 persen. Tentunya kondisi ini menjadi hal yang tidak dapat diabaikan begitu saja. Terlebih penyebab utama stunting adalah ibu hamil yang malnutrisi dan asupan nutrisi anak yang kurang optimal di masa pertumbuhannya.

    Benarkah  Gizi Mempengaruhi Kecerdasan Seorang Anak

    Gizi memainkan peran penting dalam perkembangan otak dan kecerdasan seorang anak. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Hingley et al. (2017), asupan gizi yang cukup akan mempengaruhi fungsi otak dan kognitif anak, sehingga meningkatkan kemampuan belajar dan berpikir. 

    Penelitian ilmiah pun telah menunjukkan bahwa gizi yang cukup berperan penting dalam memengaruhi kecerdasan seorang anak. Menurut Dr. Ir. Lilis Setiati, MSc, PhD, seorang ahli gizi dari Universitas Indonesia, nutrisi yang tepat dapat meningkatkan perkembangan otak anak, sehingga mempengaruhi kemampuan kognitif dan kecerdasan mereka.

    Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Nutritional Neuroscience juga menunjukkan bahwa asupan gizi yang seimbang, terutama dalam masa pertumbuhan awal anak, dapat mempengaruhi daya ingat, konsentrasi, dan kemampuan belajar mereka. Nutrisi-nutrisi penting seperti protein, lemak sehat, karbohidrat kompleks, serta vitamin dan mineral, berperan penting dalam memastikan otak anak berkembang dengan baik.

    Tak hanya itu, riset yang dilakukan oleh Universitas California juga menemukan hubungan antara kurangnya gizi dengan penurunan kecerdasan anak. Anak-anak yang mengalami kekurangan gizi cenderung memiliki skor IQ yang lebih rendah dibandingkan dengan anak-anak yang mendapatkan asupan gizi yang cukup.

    Gizi yang kurang atau tidak seimbang juga dapat berdampak negatif terhadap kecerdasan seorang anak. Menurut Kurniawan et al. (2019), kekurangan gizi dapat menyebabkan masalah perkembangan otak dan kognitif, sehingga menghambat kemampuan belajar dan berpikir anak.

    Hal ini menunjukkan bahwa gizi memainkan peranan yang sangat penting dalam pengembangan kecerdasan anak. Oleh karena itu, sangat penting bagi orangtua dan pendidik untuk memberikan perhatian khusus terhadap asupan gizi anak-anak agar mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal secara fisik maupun mental. Menjaga pola makan yang sehat dan seimbang sudah pasti menjadi langkah awal yang perlu diterapkan guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak yang cerdas.

    Baca juga : 

    Gizi-Mempengaruhi-Kecerdasan-Anak

    Pengaruh Gizi Terhadap Kecerdasan Anak

    Tidak dipungkiri bahwa gizi merupakan faktor penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Kekurangan gizi dapat berdampak buruk pada kesehatan dan kecerdasan anak. Sebaliknya, pemberian gizi yang cukup dan seimbang akan mendukung pertumbuhan dan perkembangan otak anak, serta meningkatkan kecerdasannya. 

    Asupan gizi yang seimbang terutama terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan untuk mendukung fungsi tubuh. Konsumsi makanan bergizi akan memberikan energi yang cukup untuk aktivitas sehari-hari, serta memperbaiki sel-sel otak dan saraf agar dapat berfungsi optimal.

    Studi telah menunjukkan bahwa anak-anak yang mendapatkan asupan gizi yang cukup cenderung memiliki kemampuan kognitif yang lebih baik. Nutrisi yang baik juga dapat meningkatkan daya ingat, konsentrasi, serta kemampuan belajar dan berpikir anak.

    Selain itu, gizi yang baik juga dapat mendukung perkembangan otak anak pada masa kritis pertumbuhan, yakni pada masa kehamilan hingga usia 2 tahun. Asam lemak omega-3 dan zat besi merupakan dua nutrisi penting yang dapat meningkatkan perkembangan otak anak.

    Asam lemak omega-3, terutama DHA, merupakan komponen penting dalam pembentukan sel-sel otak dan meningkatkan koneksi antar sel-sel otak. Protein juga penting untuk perkembangan otak, karena protein berperan dalam pembentukan neurotransmitter yang membantu komunikasi antar sel-sel otak. Vitamin dan mineral seperti vitamin B, C, E dan zat besi juga penting dalam mendukung fungsi otak yang optimal.

    Menurut penelitian yang dilakukan oleh Profesor John Stein dari Universitas Oxford, nutrisi yang cukup dapat meningkatkan fungsi otak serta memperbaiki kemampuan kognitif dan akademik anak. Nutrisi penting untuk perkembangan otak anak antara lain adalah asam lemak omega-3, protein, vitamin dan mineral.

    Kurangnya nutrisi yang cukup dapat berdampak negatif pada kecerdasan anak. Anak-anak yang kekurangan gizi cenderung memiliki kemampuan belajar yang terhambat, konsentrasi yang buruk, serta masalah dalam memori dan pemecahan masalah. Oleh karena itu, penting bagi orangtua untuk memberikan asupan gizi yang seimbang kepada anak.

    Pengaruh-Gizi-Terhadap-Kecerdasan-Anak

    Perkembangan Intelektual Anak Jika Kekurangan Gizi

    Perkembangan intelektual anak sangat dipengaruhi oleh asupan gizi yang mereka terima. Kekurangan gizi pada anak dapat menyebabkan berbagai dampak negatif pada perkembangan otak dan daya kognitif mereka. Anak-anak yang kekurangan gizi cenderung memiliki kemampuan belajar yang rendah, kesulitan dalam memahami konsep abstrak, serta masalah dalam mengingat informasi.

    Menurut penelitian yang dilakukan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO), terdapat hubungan yang kuat antara kekurangan gizi dan perkembangan intelektual anak. Kekurangan gizi dapat menyebabkan gangguan pada fungsi neurotransmitter dalam otak yang berperan dalam proses belajar dan memori. Selain itu, kekurangan gizi juga dapat mengganggu perkembangan struktur otak anak, yang pada akhirnya akan memengaruhi kemampuan kognitif mereka.

    Makanan bergizi seperti sayuran, buah-buahan, protein, dan karbohidrat kompleks hendaknya menjadi bagian dari pola makan sehari-hari anak. Selain itu, pendidikan tentang pentingnya gizi seimbang juga perlu ditingkatkan agar orang tua dapat memberikan perhatian yang cukup terhadap asupan gizi anak-anak mereka.

    Dengan memberikan perhatian yang cukup terhadap asupan gizi anak, diharapkan dapat membantu dalam meningkatkan perkembangan intelektual mereka. Karena anak-anak adalah aset berharga bagi masa depan bangsa, dan kesehatan dan perkembangan intelektual mereka harus menjadi prioritas utama.

    Penutup

    Peran dan pengaruh gizi terhadap kecerdasan anak dari berbagai penelitian yang dilakukan menjelaskan bahwa makanan bergizi yang dikonsumsi oleh anak akan memberikan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh otak untuk berkembang dengan baik. Komponen-komponen seperti asam lemak omega-3, vitamin B, dan mineral seperti zink dan besi, memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan daya ingat, fokus, dan konsentrasi anak.

    Oleh karena itu, sangat penting bagi orangtua dan pendidik untuk memperhatikan asupan gizi anak agar dapat mendukung perkembangan kecerdasannya. Memberikan makanan bergizi dan seimbang yang mengandung semua nutrisi penting yang dibutuhkan oleh otak adalah langkah awal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kecerdasan anak.

    Sudah sejauh manakah perhatian kita selaku orang tua terhadap asupan nutrisi anak? Benarkah kita sudah memberikan yang sesuai kebutuhannya atau masih bergantung pada asupan tertentu saja sesuai kesukaan anak? Sharing yuk seputar asupan nutrisi anak dan kendalanya di sini! 

    Salam

    Sumber referensi:

    https://www.kemenkopmk.go.id/perlu-terobosan-dan-intervensi-tepat-sasaran-lintas-sektor-untuk-atasi-stunting#:~:text=Secara%20global%2C%20berdasarkan%20data%20UNICEF,diantara%20negara%2Dnegara%20di%20Asia

  • Cara Mendidik Anak agar Mandiri dan Bertanggung Jawab

    Semua orang tua punya harapan yang besar pada buah hatinya. Banyak hal yang dilakukan agar harapan demi harapan yang diinginkan kelak dapat terwujud dengan baik. Memilih pola pengasuhan yang sesuai, memenuhi semua kebutuhannya juga berupaya memberikan pendidikan yang terbaik. Tak heran jika masih banyak yang mempertanyakan bagaimana sih cara mendidik anak agar mandiri dan bertanggung jawab. Mudahkah menjawabnya?

    Woow, pasti upaya dan rasa yang ada di dada susah diungkapkan dengan kata-kata. Mengasuh dan membesarkan anak tidak hanya butuh beberapa tahun saja, tetapi prosesnya panjang dan panjang. Itulah yang membuat rasa di dada sulit diungkapkan. 

    Nikmati Proses Menjadi Orang Tua

    Saat sedang bercengkrama di sekolah, seorang ibu curhat, “apa perlu mendidik dengan cara militer karena kalau terlalu lembut anak bisa jadi malah jadi kurang greget atau malah manja?”

    “Jangan bersikap keras ke anak Bunda, karena nanti jiwanya jadi ikut keras juga,” jawab ibu yang lain.

    “Duh… jadi bingungkan harus bersikap kalau begini. Ini salah, itu juga kurang tepat. Terus saya mesti bagaimana kalau anak tanggung jawabnya kurang. Diperhalus sudah, tapi tidak ada perubahan justru anaknya makin santai. Akhirnya saya tegasin saja biar anak juga tahu batasannya,” jelas ibu yang curhat. 

    Kunci menjadi orang tua memang kudu belajar pola pengasuhan anak dan belajar memahami diri sendiri juga kepribadian anak. Seorang guru mengingatkan bahwa menjadi orang tua itu tidak bisa hanya mengikuti pola asuh yang pernah dialami, tetapi perlu belajar dan terus belajar menjadi orang tua yang bijak dan mampu memahami karakter anak. Karena perkembangan setiap anak adalah unik dan tidak dapat dibandingkan. 

    Menanamkan-Rasa-Tanggung-Jawab-pada-Anak Menurut-Para-Ahli

    Menanamkan Rasa Tanggung Jawab pada Anak Menurut Para Ahli

    Menanamkan rasa tanggung jawab pada anak merupakan salah satu aspek penting dalam pendidikan. Hal ini bertujuan agar anak dapat menjadi individu yang bertanggung jawab dan bisa mengambil keputusan dengan bijaksana di masa depan. Beberapa pandangan dari para ahli tentang cara menanamkan rasa tanggung jawab pada anak, antara lain:

    1. Jane Nelsen dan Lynn Lott Penulis buku “Positive Discipline

    Menanamkan rasa tanggung jawab pada anak dilakukan dengan memberikan mereka kesempatan untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan sehari-hari. Memperkenalkan tanggung jawab secara bertahap dan memberikan anak konsekuensi dari tindakan atau keputusan mereka.

    2. Dr. Laura Markham, Psikolog anak

    Menanamkan rasa tanggung jawab pada anak dapat dilakukan dengan memberikan mereka tugas-tugas yang sesuai dengan usia. Dalam proses ini, penting bagi orang tua untuk memberikan dukungan dan memberikan umpan balik positif agar anak merasa dihargai atas usaha mereka.

    3. Dr. Shefali Tsabary, Psikolog perkembangan anak

    Penting bagi orang tua untuk menjadi teladan dalam menunjukkan tanggung jawab. Dengan menjadi contoh yang baik, anak akan belajar mengambil tanggung jawab atas tindakan mereka sendiri.

    4. Dr. Rosalind Wiseman, Penulis buku “Queen Bees and Wannabes

    Menanamkan tanggung jawab pada anak juga melibatkan mengajarkan mereka untuk menghormati kebutuhan dan perasaan orang lain. Melalui pemahaman tersebut, anak-anak akan menjadi individu yang bertanggung jawab dalam membuat keputusan yang memperhatikan semua pihak.

    Dalam menanamkan rasa tanggung jawab pada anak, masing-masing ahli memiliki pendekatan yang berbeda, namun tujuan utamanya adalah mengajarkan anak untuk mengambil tanggung jawab atas tindakan dan keputusan mereka sendiri.

    Baca juga : 

    Menjadi Orang Tua Perlu Banyak Belajar

    Setiap anak berbeda karena mereka memiliki jiwanya masing-masing. Maka setiap proses yang dihadapi dan dijalani tentu mempunyai alurnya tersendiri. Tak adil rasanya jika kita membandingkan satu sama lain. Tentu semuanya membutuhkan proses. 

    Awalnya saya dan suami pun belajar secara bertahap untuk mengetahui karakter masing-masing anak. Memilih pola pengasuhan yang disepakati bersama dan melakukannya secara bertahap. Apakah selalu benar? Tentu tidak, bahkan pernah di tegur anak saat kami melakukan kesalahan. 

    Malukah? Sedikit, tetapi kami belajar untuk bisa memahami dan menyadari bahwa orang tua tidaklah selalu benar. Nobody perfect, termasuk orang tua. 

    Pengalaman diri sendiri, membaca berbagai literatur, sharing dari teman, mendengar petuah alim ulama juga para guru menjadi masukan yang berharga. Dapat memberikan gambaran mana yang bisa disesuaikan dengan kondisi anak dan diri pribadi. 

    Menjadi-Orang-Tua-Perlu-Banyak-Belajar

    Cara Rasulullah Mendidik Anak

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memberikan teladan yang baik dalam mendidik anak-anak, antara lain:

    1. Memberikan contoh yang baik

    Rasulullah selalu memberikan contoh yang baik dalam kehidupannya sebagai seorang Muslim. Ia adalah teladan yang sempurna dalam segala hal. Beliau mengajarkan anak-anak dengan memberi contoh yang baik dalam segala aspek kehidupan, seperti kejujuran, kesabaran, dan tawakal kepada Allah.

    2. Membina hubungan yang baik

    Kepedulian dan perhatian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam terhadap anak-anak. Ia sering memperhatikan kebutuhan mereka dan berbicara kepada mereka dengan lembut dan penuh kasih sayang. Rasulullah juga mengajarkan anak-anak untuk menghormati dan menghargai orang tua.

    3. Memberikan perhatian yang cukup

    Selain memberikan perhatian yang cukup kepada anak-anak, baik dalam mengajari mereka pelajaran agama maupun kehidupan sehari-hari, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun sering meluangkan waktu untuk mendengarkan dan berbicara dengan anak-anak.

    4. Mengajarkan budi pekerti yang baik

    Mengajarkan anak-anak untuk berbudi pekerti yang baik ditunjukkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam kehidupan sehari-hari, seperti sopan santun, menghormati orang tua dan orang lain, dan berempati kepada sesama.

    5. Mendorong pembelajaran

    Selain mengajarkan dalam perilaku sehari-hari Rasulullah juga mendorong anak-anak untuk belajar dan meningkatkan ilmu pengetahuan. Beliau menganggap pendidikan sangat penting dan menjadikannya sebagai prioritas dalam mendidik anak.

    6. Mengajarkan rasa tanggung jawab

    Sikap bertanggung jawab atas tindakan dan pilihan anak-anak diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dengan memberikan tugas dan tanggung jawab yang sesuai dengan kemampuan mereka.

    7. Mendorong kemandirian

    Yaitu dengan mengajarkan anak-anak untuk mencari jalan keluar sendiri dalam menghadapi masalah dan kesulitan. Apapun hasil yang diperoleh menjadi sebuah usaha yang patut dihargai. 

    8. Membangun hubungan yang baik dengan Allah Ta’ala

    Anak-anak selalu diingatkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam agar mendekatkan diri kepada Allah dalam segala hal. Beliau mengajarkan mereka untuk beribadah dan berdoa dengan tulus kepada Allah serta  menjaga keseimbangan antara dunia dan akhirat. Bahwa dunia ini sementara dan akhirat adalah tujuan utama dalam hidup.

    9. Mendorong kegiatan yang bermanfaat

    Anak-anak didukung untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat dan produktif. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan anak-anak tentang pentingnya belajar, membaca, dan merawat lingkungan. Rasulullah juga mengajarkan anak-anak untuk membantu orang lain dan menjadi pemimpin yang baik di masyarakat.

    10. Mengajarkan nilai-nilai moral dan agama

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan anak-anak tentang pentingnya menjaga nilai-nilai moral dan agama. Beliau mengajarkan tentang pentingnya berbuat baik, jujur, dan adil juga mengingatkan tentang pentingnya beribadah dan menjalankan ajaran agama dengan benar.

    11. Membimbing dengan kasih sayang dan kebijaksanaan

    Membimbing anak-anak dengan kasih sayang dan kebijaksanaan, yaitu dengan memberikan nasihat dan arahan kepada mereka dengan lembut dan tidak memaksakan. Rasulullah juga memberikan kedisiplinan yang tepat jika diperlukan.

    12. Mengajarkan kesabaran

    Mengajarkan anak-anak tentang pentingnya kesabaran dalam menghadapi tantangan dan kesulitan hidup pun tak ketinggalan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sampaikan yaitu dengan mengingatkan bahwa kesabaran adalah kunci untuk mencapai kesuksesan dan kebahagiaan.

    Dalam mendidik anak, penting bagi orang tua untuk mengikuti contoh yang diberikan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam Dengan mengikuti metode yang diajarkan oleh Rasulullah, kita dapat menanamkan nilai-nilai yang baik pada anak-anak dan membantu mereka menjadi individu yang berakhlak mulia.

    Cara Mendidik Anak yang Baik

    Menjadi orang tua yang baik membutuhkan dedikasi dan komitmen yang tinggi dalam mendidik anak. Beberapa literasi memberikan tips dalam mendidik anak yang baik, antara lain:

    1. Orang tua adalah role model

    Sebagai orang tua, hendaknya kita menjadi contoh yang baik bagi anak-anak. Jadilah teladan dalam hal etika, sikap, perilaku dan berbicara dalam keseharian.

    2. Menjalin komunikasi yang baik

    Berbicaralah dengan anak-anak secara terbuka dan jujur. Dengarkan mereka dengan penuh perhatian dan berikan mereka ruang untuk menyampaikan pendapat dan perasaan mereka.

    3. Memberikan perhatian dan kasih sayang

    Memberikan anak-anak perhatian penuh dan tunjukkan kasih sayang kepada mereka. Jadilah pendengar yang baik dan berikan pujian dan dorongan positif kepada mereka.

    4. Menetapkan batasan dan aturan yang jelas

    Tetapkan batasan dan aturan yang jelas terhadap anak-anak. Tak lupa jelaskan juga alasannya secara terperinci dan memberikan konsekuensi yang sesuai ketika aturan dilanggar.

    5. Mengajarkan pendidikan nilai-nilai

    Ajarkan anak-anak tentang nilai-nilai yang baik seperti kejujuran, rasa tanggung jawab, kerja keras, dan empati. Berikan mereka pemahaman tentang pentingnya membantu orang lain dan menjadi anggota yang berkontribusi dalam masyarakat.

    6. Kesempatan untuk berkembang

    Berikan anak-anak kesempatan untuk berkembang dalam berbagai bidang, seperti olahraga, seni, musik, dan lain-lain. Dukung minat dan bakat mereka dengan memberikan waktu dan sumber daya yang diperlukan.

    7. Monitoring dan pengawasan

    Pantau kegiatan dan pergaulan anak-anak. Pastikan mereka terlibat dalam aktivitas yang sehat dan aman, serta menghindari narkoba dan perilaku negatif lainnya.

    8. Memberikan dukungan emosional

    Mendukung anak-anak dalam menghadapi tantangan dan kegagalan. Ajarkan mereka untuk menghadapi masalah dengan kepala tegak dan bersikap positif. Tetapkan harapan yang realistis dan berikan mereka dukungan emosional ketika mereka menghadapi kesulitan.

    9. Ajarkan resolusi konflik

    Mengajarkan anak-anak tentang cara menyelesaikan konflik secara damai dan menghargai pendapat orang lain. Berikan mereka instrumen pengelolaan emosi yang positif dan bantu mereka memahami pentingnya komunikasi yang efektif.

    10. Menjalin kepercayaan

    Berikan anak-anak kepercayaan untuk membuat keputusan dan mengambil tanggung jawab dalam hidup mereka. Biarkan mereka belajar dari kesalahan mereka sendiri dan tumbuh sebagai individu yang mandiri.

    Mendidik anak bukanlah tugas yang mudah, tetapi dengan komitmen dan kasih sayang yang tulus, sebagai orang tua kita dapat membantu anak-anak menjadi individu yang bertanggung jawab, beretika, dan memiliki nilai-nilai yang baik.

    Cara-Rasulullah-Mendidik-Anak

    Cara Mendidik Anak Agar Mandiri dan Bertanggung jawab

    Seorang anak tidak akan langsung tumbuh mandiri dan bertanggung jawab. Oleh karena itu perlu ada pembentukan karakter sejak dini. Orang tualah yang membentuk dengan pola asuh juga sentuhan yang hangat. 

    Maka penting memilih metode yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan anak juga selalu perhatikan perkembangan anak, bersabar dalam membantu mereka mempelajari dan mempraktikkan tanggung jawab dalam aktivitas sehari-harinya. Mengingat pula bahwa setiap anak berkembang dengan kecepatan dan kondisi yang berbeda, jadi bersabarlah dan terus mendukung mereka dalam proses pembelajaran ini.

    Penutup

    Pertanyaan bagaimana cara mendidik anak agar mandiri dan bertanggung jawab mudah untuk dijawab karena banyak literatur yang memberikan penjelasan. Namun realisasinya tidaklah mudah. Membutuhkan koordinasi banyak pihak, antara ayah, ibu, keluarga dan anak-anak.  

    Usaha demi usaha yang dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan suatu saat akan membuahkan hasil. Proses tumbuh kembang anak membutuhkan perjuangan sehingga perlu dinikmati dengan rasa bahagia.

    Salam semangat

    Sumber referensi:
    Nelsen, J., & Lott, L. (2016). Positive Discipline in the Classroom. Harmony.
    https://www.popmama.com/amp/mom-life/parenting/yessi-setiawati/5-tips-menanamkan-tanggung-jawab-pada-anak?page=all
    https://beeabd.com/read/Parenting/Ibunda%20Idaman/menanamkan-rasa-tanggung-jawab-pada-anak
  • Kenali Cara Mendidik Anak Sesuai Umur dengan Paket Internet Cepat

    Sebuah pertanyaan muncul saat memasuki gerbang kehidupan menjadi orang tua, bagaimana sih cara mendidik anak sesuai umur? Untuk menjawabnya tentu bukan hal mudah, karena kita perlu memahami dan mengenal lebih dekat tentang dunia baru ini. Ya, menjadi orang tua adalah awal dari langkah yang panjang. 

    Sejak awal melangkah saya dan suami berusaha menyamakan langkah dalam proses pengasuhan buah hati. Menggali do and don’t yang sebaiknya dilakukan, belajar dari pengalaman pola asuh yang pernah dijalani dan menggali ilmu dari ahli parenting. 

    Ternyata cukup banyak teori parenting yang perlu dipahami lebih mendalam. Karena seorang anak tidak hanya terlahir untuk dibesarkan dengan pemenuhan kebutuhan fisiknya saja, tetapi lebih dari itu. Sehingga membutuhkan sentuhan mendalam yang jauh nantinya bisa lebih dirasakan. 

    Pola Pengasuhan Buah Hati

    Masa pertumbuhan tidak hanya memakan waktu satu hingga tiga tahun saja, tetapi panjang. Karena tumbuh tidak hanya terlihat secara fisik semata, kondisi mentalnya juga perlu mendapatkan perhatian. 

    “Bunda kenapa sih adek nggak boleh main hp, kok Mbak boleh? Aku kan juga udah besar,” proses si bungsu suatu hari. 

    “Adek boleh kok main hp, tapi ada batasan waktunya. Mbak waktunya lebih lama karena tugas sekolah Mbak dikirimnya lewat hp,” jawabku menjelaskan. 

    Memberikan pemahaman dan penjelasan pada anak memang tidak semudah kita berbicara dengan teman sejawat. Berbicara dengan perlahan, memilih kosakata yang mudah dipahami dan menjelaskan dengan suasana yang nyaman. 

    Setiap orang tua akan berusaha memahami anaknya satu persatu. Karena meskipun terlahir dari rahim yang sama, tetapi memiliki sifat dan karakter yang berbeda. Fakta inilah yang membuat kita sebagai orang tua diingatkan untuk tidak membandingkan antara satu anak dengan yang lainnya. 

    Biarkan mereka tumbuh dengan baik dan menjadi diri mereka sendiri karena pada dasarnya setiap anak adalah insan yang unik dan menarik. Untuk menambah wawasan seputar dunia parenting, saya memanfaatkan berbagai aplikasi pendukung yang mampu memberikan support dalam pengasuhan dan memahami bagaimana cara mendidik anak sesuai umur. 

    Era digital saat ini, kita memang banyak mendapatkan dukungan yang canggih untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Mulai dari aplikasi pendukung sampai kegiatan memasak di rumah, tentunya dengan memaksimalkan paket internet cepat. Alhasil dapat memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk mendukung masa tumbuh kembang anak.

    Pola-pengasuhan-buah-hati

    Parenting Ala Keluargaku

    “Bunda, tolong bantuin adek ngerjain tugas sekolah dong. Bingung nih Bun,” rengek si bungsu saat mendapat tugas Math. 

    “Iih, gampang gitu aja masa minta dibantuin Bunda, kerjain sendiri dong. Lagian di sekolah juga udah diajarin,” goda si kakak begitu mendengar adiknya merengek. 

    Sebagai orang tua, kita sebenarnya memahami bahwa setiap anak mempunyai kelebihan dan keunikannya masing-masing. Namun terkadang disadari atau tidak, kita justru membandingkan antar mereka. Anak A mempunyai banyak kelebihan yang jauh berbeda dengan anak B, atau sebaliknya. 

    “Jangan menyesali, menyalahkan bahkan mengutuk kelemahan yang dimiliki anak, karena Tuhan juga memberikan kelebihan untuknya. Fokuslah pada kelebihan yang ia miliki, dukung terus sehingga ia percaya diri dengan kelebihan yang ia miliki. ~ Bunda Aulia (Psikolog Anak)

    Kutipan parenting ini mengingatkan saya untuk bisa menahan diri ketika ada keinginan untuk membandingkan anak-anak. Saya tarik rem kuat-kuat agar hal tersebut tidak terjadi. Berusaha mengendalikan emosi dan berfikir dengan tenang.  

    “Iya Dek, tenang aja nanti kita selesaikan bersama ya. Ini kakak bukannya bantu adik sih, biar tugasnya bisa cepat selesai. Kok malah digodain gitu.” 

    Membandingkan antara satu sama lain memang mudah, tetapi dampak yang ditimbulkan juga justru lebih dalam. Anak jadi mudah minder, tidak percaya diri, kurang keberanian dan mudah patah semangat. Duh, jangan sampe begitu ah. 

    Sama halnya kita tidak bisa membandingkan perkembangan anak sekarang dengan dahulu. Zaman sudah banyak perubahan. Kondisi yang dihadapi juga jauh berbeda dan jelaslah perbedaan yang terjadi. 

    Cara Mendidik Anak Sesuai Umur Menurut Ahli Parenting

    Pola pengasuhan pun menyesuaikan dengan generasi yang dihadapi. Ini menjadi tantangan besar untuk para orang tua, akan sejauh manakah orang tua berperan dalam pengasuhan buah hatinya di masa digital saat ini. 

    Kemajuan teknologi membuat anak era digital lebih berkembang pesat dan canggih dalam dunia digital jauh lebih unggul dari orang tuanya. Darling dan Steinberg, 1993, mencetuskan tiga pola pengasuhan, yaitu :  

    1. Pengasuhan Otoriter (Tiger Parenting)

    Merupakan model pengasuhan yang lawas dan kekurangannya adalah anak-anak sangat tergantung pada orang tua dalam mengambil keputusan. Kondisi ini memberikan dampak buruk terhadap kebahagiaan emosi untuk jangka panjang. 

    2. Pengasuhan Permisif (Jellysh Parenting)

    Adalah kebalikan dari pola pengasuhan otoriter, yaitu anak lebih banyak mengendalikan orang tua. Tujuannya untuk membentuk ketergantungan emosional antara anak dan orang tua. Namun hasilnya anak jadi kurang mampu berkompetisi dan mengikuti tatanan sosial. 

    3. Pengasuhan Otoritatif (Dolphin Parenting)

    Pengasuhan yang melibatkan 3 faktor yaitu hubungan orang tua dan anak, praktek dan perilaku orang tua serta sistem keyakinan orang tua. Tujuan pengasuhan ini adalah melakukan kolaborasi bersama, menjaga gaya hidup seimbang dan mengoptimalkan nilai-nilai karakter. Para pendidik pun menilai pola pengasuhan ini sangat relevan dengan abad 21 ini. 

    Cara-mendidik-anak-sesuai-umur-menurut-ahli-parenting

    Orang Tua, Anak dan Internet

    Proses pengasuhan seyogyanya menjadi pilihan bersama antara ibu dan ayah. Karena sosok orang tua adalah role model yang membersamai tumbuh kembang buah hatinya. Sehingga keduanya perlu menyamakan pemikiran dan keinginan untuk meraih satu tujuan yaitu mampu mengoptimalkan tumbuh kembang anak. 

    Meniti jalan bersama dengan persamaan tujuan akan membuat ikatan keluarga menjadi lebih kuat. Saat yang satu lupa, pasangan akan mengingatkan. Terus saling mengingatkan satu sama lain. Ketika yang satu marah maka pasangan berusaha memadamkan dan menenangkan. 

    “Proses pendidikan anak adalah proses bersama antara kedua orang tua dan keberhasilannya tergantung pada kerjasama antara kedua pasangan. Tidak tepat bila masing-masing dari suami atau istri memiliki rencana atau tujuan sendiri dalam mendidik anak tanpa melibatkan pasangannya. Salah satu sebab penyimpangan pada anak-anak dari orang tua yang saleh adalah adanya ketidakseimbangan didikan dan ketidaksepakatan antara kedua orang tua.” 

    Namun saat anak sudah semakin tumbuh besar, saling mengingatkan juga bisa melibatkan mereka. Bahkan mereka pun bisa diajak ikut diskusi. Memang pemikiran mereka belum matang, tetapi apapun masukan yang diberikan tetap menjadi sumbangsih pemikiran. Biasanya dalam menentukan tempat berlibur, atau menentukan pilihan acara keluarga. Memang terkesan simple, tetapi ekspresi mereka menunjukkan sinar bahagia.

    Perkembangan anak generasi Millennial sampai generasi Alpha sangatlah pesat didukung dengan kemajuan teknologi digital. Mereka tidak hanya bergelut saat berada di sekolah saja, tetapi juga ketika di rumah. Adanya paket internet cepat semakin memudahkan apa yang ingin mereka dapatkan. 

    Tidak hanya tentang tugas disekolah saja, dalam berbagai hal pun mereka bisa dapatkan dengan mudah. Adanya aplikasi pendukung tertentu juga interaksi dengan social media membuat daya pikir mereka meluas. Tak heran jika mereka jadi unggul dan lebih banyak tahu akan berbagai hal. 

    Inilah tantangan orang tua zaman now. Lalu seberapa mampukah orang tua membersamai mereka dengan dukungan teknologi digital saat ini? Sebagai ibu saya mengakui tidak dapat sepenuhnya mampu mengimbangi kecanggihan mereka. Namun demikian bukan berarti saya menyerah dan memberikan kebebasan penuh.  

    Peran-teknologi-digital-terhadap-pola-pengasuhan-anak

    Peran Teknologi Digital Terhadap Pola Pengasuhan Anak

    Menitikberatkan pada kepercayaan dan mau berbagi, saling berinteraksi dengan keterbukaan. Orang tua punya aturan tertentu dan anak menjalankannya dengan keterbukaan. Tujuannya agar orang tua bisa menjadi tempat curhat mereka juga sharing tentang berbagai hal yang ingin mereka ketahui.

    “Love is the chain whereby to binds a child to its parents.” ( Cinta adalah rantai yang mengikat seorang anak kepada orang tuanya.) – Abraham Lincoln

    Teori cara mendidik anak sesuai umur menjadi masukan yang berguna, kemudian penerapannya disesuaikan dengan keinginan orang tua. Ingin menjadikan anak-anak seperti apakah kelak tentu dimulai sejak pengasuhan dini. 

    Memanfaatkan paket internet cepat tidak semata untuk faktor ekonomi saja. Bukankah saat ini segalanya sudah menjadi lebih mudah, bahkan dimudahkan dalam genggaman tangan. Tinggal klik klik, apa yang kita inginkan bisa dengan cepat didapatkan. 

    Banyak informasi yang kita dapatkan dari berbagai aplikasi. Mulai dari info terupdate, viral dan detail informasi lainnya. Kerenkan kalau begini. Indonesia tercatat berada di urutan ke empat pemakai internet terbesar di dunia. Karena tidak hanya kaum muda saja yang memanfaatkannya. Usia anak hingga tua ikut berperan didalamnya dengan berbagai tujuan. 

    Seputar info pengasuhan tidak hanya melalui satu media saja, tetapi bisa dengan beragam aplikasi pendukung. Tak heran jika semua menuntut penggunaan paket internet cepat agar segala yang diinginkan cepat terpenuhi. 

    Penutup

    Pola cara mendidik anak sesuai umur seperti apa yang diinginkan, masihkah bingung menentukan pilihan? Kemajuan teknologi sudah memberikan banyak dukungan apalagi dengan paket internet cepat. 

    Telkom Indonesia memberikan fasilitas penuh untuk pemenuhan kebutuhan internet dari Sabang sampai Merauke. Mungkin masih ada yang belum terjangkau sepenuhnya, dan berbagai usaha terus diupayakan agar jangkauan semakin meluas. 

    IndiHome menjadi pilihan internet Indonesia yang mampu memberikan support untuk seluruh masyarakat dalam segala sektor kehidupan. Anak-anak bisa menikmati tayangan edukatif, dan orang tua pun bisa ikut mendampingi untuk meningkatkan bonding. 

    Majulah generasi penerus dengan dukungan Telkom Indonesia. Kembangkan dan perluas wawasanmu bersama paket internet cepat untuk membahagiakan orang tua tercinta.

    Salam,

     

  • Preschool Untuk Anak 2 Tahun, Sudah Perlukah Dilakukan?

    “Bu, tahu nggak dimana preschool untuk anak 2 tahun yang terbaik di dekat sini?”. 

    Kutipan ini adalah pertanyaan seorang ibu yang sedang asyik ngobrol seputar perkembangan anaknya. Ya terdengar begitu menggoda. Sebenarnya ingin rasanya mendengarkan sampai tuntas untuk tahu lebih jauh kelanjutannya, tetapi sayang ada yang sudah menunggu. 

    Alasan Orang Tua Merasa Perlu Menyekolahkan Anak Sejak Dini

    Pendidikan prasekolah atau preschool umumnya untuk anak 2-4 tahun. Perkembangan zaman yang semakin berkembang pesat membuat orang tua lebih memahami dan mengoptimalkan diri untuk mendukung tumbuh kembang anak di masa depannya. 

    Salah satunya dunia pendidikan dan preschool pun makin diminati para orang tua. Berbagai alasan demi alasan dituangkan untuk mewujudkan pendidikan sejak usia dini ini dilakukan, 7 alasan diantaranya adalah : 

    1. Anak Lain Sudah Masuk Sekolah

    “Teman seusia anak saya sudah banyak yang masuk sekolah jadi kenapa Angga tidak, nanti bisa ketinggalan donk!”

    Alasan ini banyak disampaikan para ibu hingga akhirnya anak pun ikut sekolah sesuai keinginan orang tua tanpa memastikan kembali kondisi anak. 

    2. Tidak Ingin Ketinggalan dengan Anak Lain

    Kekhawatiran ini sebenarnya wajar karena semua orang tua selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk buah hatinya. Selain itu juga berharap masa depan anaknya kelak bisa jauh lebih baik daripada dirinya. Namun kembali lagi, kemampuan dan kesiapan setiap anak itu berbeda-beda. So, bolehkah kita tetap memaksakannya?

    3. Ingin Anak Melakukan Aktivitas

    Bagi orang tua yang bekerja dan meninggalkan anak di rumah bersama pengasuh atau dititipkan pada orang tua berkeinginan anak pun mempunyai aktivitas yang jelas. Hal ini membuat mereka memilih untuk menyekolahkan anak-anak sejak dini. 

    “Dunia anak adalah dunia bermain, karenanya anak harus diakomodasi kebutuhannya untuk bergerak secara aktif. Memilih prasekolah sebaiknya orang tua harus mengetahui dengan baik kurikulum yang dimiliki sekolah. Saat ini orang tua cenderung mengedepankan kecerdasan intelegensi dibandingkan kemampuan fisik dan bermain anak-anak. Akibatnya anak tidak bisa mengembangkan kreativitas dan tingkat kecerdasan sosialnya rendah.” (Reni Kusumowardhani, Psikolog) 

    4. Ingin Punya Banyak Teman

    Dunia anak adalah dunia bermain. Namun apa jadinya jika mereka hanya berada di sekitar rumah saja. Nonton tv, main dengan pengasuh atau kakek/nenek, games, dll. Kekhawatiran inilah yang membuat orang tua menyekolahkan anaknya. 

    5. Anak Butuh Aktivitas Terarah

    Saat melakukan aktivitas bersama anak, sebagian orang tua merasa kesulitan untuk kegiatan yang menyatu dan menyenangkan. Ya, karena kurangnya ide. Alhasil orang tua dan anak melakukan aktivitas masing-masing. 

    Alasan-Orang-Tua-Merasa-Perlu-Menyekolahkan-Anak

    6. Sekolah Bersama Kakak

    “Tidak apa kok adik ikut sekolah juga, apalagi di sekolah yang sama.” Ini menjadi alasan orang tua segera menyekolahkan anaknya. Padahal jika si anak boleh menjawab, tentu akan lebih memilih di rumah dulu dengan alasan belum siap sekolah. Ya, lagi-lagi faktor kesiapan seorang anak perlu diperhatikan sebelum benar-benar menyekolahkannya sejak dini. 

    7. Gengsi

    “Udah gak papa kok adik sekolah sekarang. Banyak lho anak teman Bunda yang anaknya seusia adik sudah pada sekolah. Tetangga kita juga sama kok.” 

    Faktor ego jadi alasan anak harus segera sekolah. Tidak ingin anak-anak ketinggalan dengan anak yang lain di sekitarnya. 

    Baca juga :

    Preschool Untuk Anak 2 Tahun, Tepatkah? 

    Kalau ditanya kapan sih sebaiknya anak mulai boleh sekolah? Tentu semua orang tua punya beragam jawaban. Bahkan jika diurai bisa dari A-Z. Panjang ya.

     

     

    Salam,

  • Memahami Sejarah Qurban Secara Singkat dan Jelas Dalam Kehidupan

    Sudahkah kita semua memahami bagaimana sebenarnya sejarah qurban secara singkat dan jelas? Setelah tahu bagaimana sejarahnya, sudahkah kita menceritakan sejarah qurban tersebut dengan jelas kepada anak-anak?

    Pemahaman tentang sejarah qurban memang sudah selayaknya kita kenalkan kepada anak-anak sejak dini. Tujuannya agar mereka juga bisa memahami dengan baik apa sebenarnya hari qurban itu dan kisah yang terjadi dibalik hari qurban tersebut. 

    Sejarah Singkat Tentang Qurban Dalam Agama Islam

    Hari Raya Idul Adha diperingati oleh umat Islam setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Seperti yang kita ketahui bahwa perayaan hari besar ini identik dengan sejarah kisah Nabi Ibrahim bersama putranya Nabi Ismail a.s.

    “Sesungguhnya Kami telah memberikan nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.” (QS Al-Kautsar (108) : 1-2)

    Dalam Al Quran dijelaskan bagaimana awal mulanya yaitu Nabi Ibrahim a.s. bermimpi mendapatkan perintah dari Allah Swt. untuk menyembelih anaknya. Setelah terbangun Nabi Ibrahim pun merasakan kesedihan yang mendalam. Putra tercinta, Nabi Ismail yang sempat terpisah lama dengannya harus dikorbankan.

    Sebagai seorang Nabi dan Rasul yang taat kepada perintah Allah Swt. beliau pun tidak bisa menolak perintah tersebut. Bertanyalah Nabi Ibrahim a.s. kepada putranya, “Wahai Anakku, saya mendapatkan perintah dari Allah untuk menyembelih-mu dan karena ini merupakan perintah dari Allah, maka saya tidak bisa menolaknya”.

    Tanpa diduga reaksi Nabi Ismail langsung mentaati dan tidak membantah atas permintaan ayahnya. Karena Nabi Ismail a.s. percaya akan apa yang disampaikan oleh ayahnya. 

    “Wahai ayahku! Laksanakanlah apa yang diperintah oleh Allah kepadamu. Engkau akan menemuiku Insya Allah sebagai seorang yang sabar dan patuh kepada perintah Allah,’’ (QS. Ash-Shaffat:102)

    Mendengar jawaban putranya, Nabi Ibrahim menangis. Penuh rasa haru dan kemudian, Nabi Ibrahim dengan penuh keikhlasan melaksanakan perintah Allah. Membawa Nabi Ismail pergi ke atas bukit.

    Segala persiapan pun dilakukan Nabi Ibrahim untuk proses penyembelihan, tetapi saat akan dieksekusi, Allah Swt. menurunkan perintah dengan memperbolehkan mengganti qurban tersebut dengan seekor domba, bukan putranya.

    Tujuan-Berkurban-Dari-Kisah-Sejarah-Qurban
    Keutamaan dari Berkurban

    Tujuan Berkurban Dari Kisah Sejarah Qurban 

    Dibalik kisah sejarah qurban yang singkat dan jelas tersebut terdapat tujuan bagi umat Islam. Yaitu menjalankan ibadah qurban untuk mendapatkan keridhaan Allah Swt. Ibadah qurban dilakukan untuk memperkuat dan mempertebal ketaqwaan kita kepada Allah dan Allah Swt. akan menilai ibadah ini sebagai wujud ketaqwaan hamba kepada-Nya. 

    “Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.” (QS Al Hajj, 22: 37)

    Yang Pertama Kali Berkurban Berdasarkan Sejarah Qurban

    Secara historis, ibadah qurban sudah ada sejak Nabi Adam a.s. Dalam tafsir al-Misbah, M. Quraish Shihab menjelaskan bahwa qurban pertama kali yang terjadi di muka bumi ini adalah qurban yang diselenggarakan oleh dua putra Nabi Adam yaitu Habil dan Qabil  kepada Allah Swt.

    Sedangkan secara formalistik, sejarah ibadah qurban bermula dari Nabi Ibrahim a.s. yaitu, saat bermimpi diperintah Allah untuk menyembelih putra tercintanya, Nabi Ismail a.s.

    Nabi Muhammad saw. melakukan qurban pada waktu Haji Wada di Mina setelah shalat Idul Adha. Beliau menyembelih 100 ekor unta, 70 ekor disembelih dengan tangannya sendiri dan 30 ekor disembelih oleh Sayyidina Ali radhiyallahu anhu. 

    “Tiada satu amalpun yang dilakukan seorang anak manusia pada  Yaumun-Nahr (hari raya qurban) yang lebih dicintai oleh Allah selain menumpahkan /mengalirkan darah (hewan qurban yang disembelih). Maka berbahagialah kamu karenanya” (HR. At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Al-Hakim)

    Yang-Pertama-Kali-Berkurban-Berdasarkan-Sejarah-Qurban
    Ayat yang Menjelaskan Tentang Berkurban

    Keteladanan dari Sejarah Qurban Singkat dan Jelas Dalam Pengasuhan Anak

    Anak merupakan amanah Allah ‘azza wa jalla. Masa tumbuh kembangnya cukup panjang dan dalam proses pertumbuhannya tersebut membutuhkan role model yang nantinya dapat dijadikan panutan. 

    Nabi Ibrahim a.s. merupakan sosok ayah memberikan panutan terbaik. Tidak pernah berbohong, menjadi teladan dan bisa dipercaya juga tidak pernah menyakiti perasaan dan mengecewakan anaknya. Sikap inilah yang membuat Nabi Ismail berbakti dan dengan ikhlas mau mengikuti kehendak ayahnya untuk memenuhi perintah Allah Swt. 

    Sebagai orang tua, Nabi Ibrahim menjadi contoh dalam pengasuhan anak. Berdasarkan kisahnya, Nabi Ibrahim merupakan ayah dan manusia yang menjadi suri tauladan bagi keluarga, bangsa, umat dan seluruh umat manusia pada zamannya. Ujian yang datang tidaknya gentar justru menambah ketakwaan kepada Allah Swt. 

    Keteladanan ini yang selayaknya menjadi pelajaran berharga bagi para orang tua. Tidak hanya terpaku pada pola pendidikan yang didapatkan dari masa kecil dulu, tetapi mau terus belajar dan menggali ilmu agar bisa menjadi orang tua yang lebih baik. 

    Memberikan Pemahaman Sejarah Qurban Singkat dan Jelas Pada Anak

    Pada jelang hari raya Idul Adha anak-anak akan melihat banyaknya kambing dan sapi yang terlihat di lahan-lahan terbuka. Jumlah saat ini memang jauh berbeda dengan kondisi tahun sebelumnya. Karena adanya kasus PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) yang banyak terjadi di beberapa daerah. 

    Momentum seperti ini biasanya saya jadikan sebagai media edukasi untuk anak. Menjelaskan bagaimana sejarah qurban secara singkat dan jelas. Apa yang dialami Nabi Ibrahim beserta putra tercintanya, Nabi Ismail a.s. dan apa sebenarnya tujuan dari berkurban. 

    “Bunda, kenapa sih kita harus berkurban terus motongnya dilapangan dan dibagi-bagi?”, tanya Syifa yang usianya menjelang TK. 

    “Syifa masih ingat bagaimana kisah Nabi Ibrahim yang pernah bunda ceritakan waktu lalu? Nabi Ibrahim mendapatkan perintah dari Allah Swt. untuk menyembelih anaknya, Nabi Ismail a.s. Padahal siapa sih ayah yang tidak sayang dengan anaknya dan apalagi Nabi Ismail sudah lama tidak bersama dengan ayahnya.”

    “Allah Swt. adalah Tuhan sekalian alam yang perintah-Nya wajib kita taati. Maka Nabi Ismail pun tidak keberatan dengan perintah tersebut, tetapi Allah segera meminta Nabi Ibrahim untuk menggantinya dengan domba.”

    “Syifa tahukan siapa yang menciptakan manusia dan segala isinya, baik hewan, bulan, tanaman dan semua makhluk hidup?”, Syifa pun mengangguk perlahan, “Allah Swt. kan Bunda.”

    “Ya, Allah Swt. adalah Maha Pencipta dan pemilik alam semesta dan sudah semestinya kita sebagai hamba-Nya taat dan patuh akan semua perintah-Nya. Begitu juga saat punya keinginan kita berdoa kepada Allah Swt. yaitu meminta hanya kepada Allah bukan kepada makhluk lainnya.”

    Untuk lebih memudahkan pemahamannya, saya menjelaskan seputar qurban melalui media ebook. Ya, aplikasi ebook ini membuat dia semakin memahami bagaimana kisah sejarah qurban secara singkat dan jelas. 

    Peran-Digital-Untuk-Pengembangan-Ilmu
    Memanfaatkan Perkembangan Digital untuk Meningkatkan Kemampuan Diri

    Peran Digital Untuk Pengembangan Ilmu

    Perkembangan dunia digital terus semakin melesat. Era digital tidak hanya didominasi oleh satu kalangan usia saja, tetapi semua umur ikut menikmatinya. Anak-anak hingga lansia. 

    Masa pandemi selama dua tahun lebih menjadi pembelajaran berharga bagaimana kita menghadapi situasi yang sulit dengan berbagai keterbatasan. Semua aktivitas lebih banyak dilakukan di rumah membuat imun tubuh menjadi lebih terkuras. Namun majunya teknologi digital membuat akses tetap bisa dilakukan tanpa batas. 

    Dampak positif yang kita dapatkan dari teknologi digital, yaitu : 

    • Proses komunikasi jadi lebih mudah
    • Mempermudah mendapatkan banyak informasi
    • Ragam literasi menjadi lebih banyak
    • Membantu perekonomian dengan berbagai jenis usaha
    • Meningkatkan kreativitas, dll. 

    Seperti sisi mata uang, ada dampak positif juga ada negatifnya. Untuk mengurangi dampak negatif tersebut maka perlu ada pengawasan dan kontrol agar aktivitas yang dilakukan tidak membuat diri ketergantungan hingga kebablasan. 

    Layanan internet provider tentu menjadi bagian dari teknologi digital yang ada. IndiHome merupakan layanan internet cepat resmi dari Telkom Group. IndiHome hadir dengan menggunakan jaringan fiber optik dan tersebar di seluruh negeri membuat akses menjadi lebih mudah, lebih cepat, stabil dan tahan terhadap cuaca. Alhasil semua aktivitas yang kita lakukan bisa lebih optimal. 

    Penutup  

    Memahami bagaimana sejarah qurban singkat dan jelas akan membuat kita semakin merasa bahwa keberadaan kita sangatlah tergantung kepada Allah Swt. Berkurban merupakan salah satu wujud rasa syukur dan patuh akan ketetapan-Nya. Dukungan ibadah haji juga melakukan ibadah kurban merupakan bentuk ketaatan kita kepada Allah Swt. 

    Semakin berkembangnya dunia digital membuat kita makin memahami banyak hal yang sebelumnya belum kita ketahui. Akses digital yang terus dimanfaatkan dengan baik tentu akan mendukung keilmuan dan meningkatkan rasa syukur kita juga. 

    Yuk, terus memanfaatkan akses digital sebaik mungkin agar terus berkembang lebih baik dan mampu memberikan kebermanfaatan juga untuk sekitar kita. 

    Salam, 

    Signature-duniaanakceria

    Sumber :

    https://mui.or.id

  • Pakaian Anak Murah Meriah Langsung dari Pabrik

    Pakaian anak murah meriah langsung dari pabrik, siapa yang tidak mau. Alasan pertama karena harganya sangat terjangkau, tetapi bagaimana dengan kualitasnya? Tak perlu khawatir, meskipun harganya murah bukan berarti tidak berkualitas. 

    Justru produk yang baik dan murah biasanya jadi incaran para orang tua untuk menyenangkan buah hatinya. Apalagi pertumbuhan anak terbilang cepat. Tubuhnya cepat membesar dan pakaian yang biasa dikenakan pun tidak cukup lagi. Selain untuk pemenuhan sehari-hari, pakaian juga dikenakan saat momen tertentu.  

    Pakaian Anak Langsung dari Pabrik

    Pakaian untuk anak tidak semata dibeli untuk membahagiakan buah hati saja, tetapi ada banyak orang yang menjadikan sebagai sarana untuk mengembangkan usaha. Ada yang melakukan pembelian melalui supplier, grosir, menjadi reseller ataupun dropshiper. 

    Store, outlet atau pabrik ada yang melakukan kerjasama untuk menjalankan peluang usaha ini. Menjadi mitra usaha yang tentunya bisa saling menguntungkan satu sama lain.   

    Konveksi Rumahan

    Sejak tahun 2015, Konveksi Rumahan menjadi pusat grosir dan pakaian anak salah satunya. Eki Vidiantoro merupakan owner saat ini menjelaskan bahwa berjualan itu tidak haruslah bermodal banyak, tetapi cobalah dari yang kecil dahulu karena semua usaha membutuhkan proses untuk bisa maju dan berkembang.

    Konveksi Rumahan berlokasi  di Perumahan Taman Anggrek Buntalan A/16 Kelurahan Buntalan Kecamatan Klaten Tengah, dekat terminal Ir. Sukarno, Jawa Tengah. 

    Usaha keras yang dilakukan itu pun membuahkan hasil nyata. Konveksi Rumahan awal mulanya hanya memproduksi sedikit dan dijalankan di rumah saat ini sudah semakin maju. Jenis pakaian yang diproduksi cukup beragam mulai dari usia anak sampai dewasa, termasuk juga mukena. 

    Perkembangan usaha yang sudah berjalan membuat Konveksi Rumahan menjadi supplier grosir baju murah tangan pertama langsung dari pabrik dan sudah bekerjasama dengan berbagai toko grosir dan distributor di Solo, Klaten, Semarang, Boyolali, Pasar Beringharjo, Kudus, Tanah Abang juga beberapa kabupaten lain di Indonesia.    

    • Visi dan Misi Konveksi Rumahan

    1. Konveksi Rumahan ingin berbagi peluang usaha kepada orang produksi rumahan juga bagi siapa saja yang ingin membuka usaha sampingan. 
    2. Agar dapat meminimalisir pengeluaran produksi dan memberikan tambahan penghasilan bagi para pelaku usaha
    3. Membangin sinersi dengan para mitra dalam menjalankan menajemen perusahaan sehingga dapat terus tumbuh dan berkembang.
    • Dukungan Penjahit Profesional  

    Berkembangnya usaha yang dijalankan selama ini tentu tidak dapat dilepaskan dari peran para penjahit yang sudah berpengalaman di bidangnya. Alhasil dapat memberikan hasil yang baik dan berkualitas, sehingga diterima dan diakui oleh pangsa pasar.

    • Kualitas Packing dan Kecepatan Pengiriman 

    Hasil produksi akan lebih terlihat menarik lagi dengan adanya sentuhan bagian yang melakukan packing. Pengemasan yang rapi, dan tertata dengan apik akan membuat pelanggan menaruh hati. Didukung juga dengan proses pengiriman yang cepat. Tentu keselamatan pengiriman menjadi tanggung jawab yang penting. 

    • Paket Usaha

    Konveksi Rumahan memberikan penawaran paket usaha bagi siapa saja yang tertarik menjadi mitra usaha. Bermodalkan Rp. 300.000; nantinya sudah menjadi bagian dalam usaha fashion ini. Peluang usaha di bidang fashion memang terus diminati karena banyak pelaku usaha yang memberikan kemudahan. 

    Terlebih lagi fashion terus mengalami perkembangan yang cepat. Bahkan setiap minggunya model fashion selalu berubah dan tidak ada istilah baju expired. Wajar kiranya jika usaha ini terus banyak peminatnya.

    • Cara Order

    Apa yang dilakukan jika tertarik dan ingin menjadi mitra Konveksi Rumahan? Mudah sekali, segera WA customer service di no 081228253773. Untuk order dapat langsung mengisi format :

    1. Order produk serta jumlahnya
    2. Nama
    3. Alamat lengkap
    4. No HP

    Untuk mengetahui produk selengkapnya dan update produk bisa berkunjung ke instagram @konveksirumahan 

    Pakaian-anak-langsung-dari-pabrik

    Grosirbajuku

    Grosirbajuku.com menjadi bagian dari pusat grosir baju murah langsung dari pabrik sejak tahun 2008 dan sudah mampu melayani kebutuhan banyak cabang distributor dan ribuan reseller di seluruh Indonesia. 

    Bahkan sekitar 50% produk yang ditawarkan merupakan hasil produksi sendiri, selebihnya merupakan hasil kerjasama dengan puluhan konveksi dan produksi pabrik yang dilelang. Hal inilah yang membuat Grosirbajuku menjamin bahwa produk yang dijual lebih murah.

    • Harga Produk

    Tak dipungkiri bahwa banyak orang tua yang mencari baju branded anak. Namun harga jual yang cukup tinggi membuat para pelaku usaha perlu mengeluarkan modal dalam jumlah besar, bahkan bisa mencapai ratusan juta. 

    Memahami akan kondisi inilah maka Grosirbajuku berusaha untuk menyediakan baju anak dengan kualitas bagus, berbahan tebal dan berkualitas, tetapi dengan harga langsung dari pabrik. Ya, sangat murah, hanya Rp 3.500; – 14.000;/pcs/potong dengan ukuran mulai dari usia 1-10 tahun. 

    • Mitra Usaha

    Menjadi bagian dari mitra usaha pakaian grosir anak sebenarnya bisa dilakukan dengan mudah, yaitu obral/grosiran. Tidak perlu ruang khusus seperti butik atau toko/kios. Bisa menyediakan box khusus kemudian dijual di garasi rumah. 

    Distributor Grosirbajuku sudah tersebar di seluruh Indonesia dan sudah mempunyai hak distribusi paket baju anak di wilayahnya.  Hubungi atau WA ke no 081318182547 atau 101212609423. Informasi produknya dapat dilihat melalui facebook grosirbajuku dan instagram @grosirbajuku_official 

    Yuma Outlet

    Merupakan supplier dan distributor pusat grosir baju anak murah meriah karena menjadi supplier tangan pertama yang mengambil dari pabrik sehingga harga yang ditawarkan untuk dijual lebih murah. Selain itu juga merupakan supplier baju branded original sisa ekspor dari pabrik garmen yang ada di KBN Cakung, Bogor, Subang, Bandung, Tangerang dan sekitar Jawa Tengah. 

    • Mitra Usaha

    Yuma Outlet siap menyuplai kebutuhan grosir baju anak branded yang murah berkualitas baik untuk partai kecil sampai besar ke seluruh Indonesia. Untuk menjadi bagian dari supplier baju anak branded langsung dari pabrik. Informasi untuk menjalin kerjasama dan pembelian produk bisa berinteraksi dengan admin di WA : 082193706293 atau 081213518847. Akun instagramnya @yuma_outlet

    • Produk Baju Anak

    Untuk memikat pangsa pasar, Yuma Outlet menjual dua tipe baju branded. Keduanya sama-sama berkualitas dengan jenis bahan yang baik sehingga membuat pelanggan merasa puas. 

    1. Baju Branded Original Sisa Eksport

    Berasal dari hasil produksi perusahaan garment berskala besar. Saat mendapatkan pesanan dari luar negeri, perusahaan ini akan memproduksi jumlah barang yang lebih dari pesanan atau istilahnya buffer stock (cadangan). 

    Fungsinya untuk mengantisipasi produk yang mengalami kerusakan/reject. Namun bila semua kondisi produk baik maka jumlah buffer stock tidak akan digunakan dan inilah yang dinamakan stocklot atau stock yang berlebih. 

    Produk stocklot inilah yang akan dilepas ke pasaran dengan penjualan sistem borong atau take all dan Yuma Outlet salah satu pemborongnya dengan sistem pembelian partai besar. Artinya semua jenis pakaian baik ukuran bayi, anak dan dewasa akan bercampur sehingga tidak dapat menentukan pilihan berdasarkan size dan modelnya. Produk pakaian tersebut ada di Bandung, Jawa Tengah juga Jakarta Utara. 

    Kelebihan memilih produk branded dan original antara lain :

    • Produk dijamin original
    • Harga murah
    • Kualitas produk tidak diragukan dan nyaman ketika digunakan
    • Membuat penampilan jadi lebih percaya diri

    Dibalik kelebihan, terdapat kekurangannya juga, yaitu :

    • Size tidak lengkap
    • Model disesuaikan dengan ketersediaan yang ada, tidak bisa request
    • Ada bagian pakaian yang reject
    • Bagian label pakaian di sisi belakang, terkadang dicoret, atau dihilangkan
    • Ukuran size tidak bisa disamakan

    2. Baju Branded Hasil dari Produksi Konveksi 

    Produksi konveksi hanya membuat baju untuk usia anak-anak saja. Jenis bahan yang digunakan pun sama seperti baju jenis eksport. Lalu apa yang membedakan? Yaitu hasil jahitan yang didapatkan. Produksi konveksi merupakan produk rumahan sehingga terlihat ada jahitan kurang rapi, berbeda dengan produk pabrik yang menggunakan mesin profesional.  

    Hasil produksi ini tentunya mempengaruhi harga jual. Baju hasil konveksi memiliki nilai jual yang lebih murah dibandingkan baju branded. 

    Kelebihan baju hasil produksi konveksi, antara lain :

    • Harga lebih murah
    • Ketersediaan stok banyak dan model bervariasi
    • Sizenya lengkap
    • Kualitas bahan memiliki kesamaan dengan bahan ekspor

    Kekurangannya, yaitu :

    • Jahitan baju dan sablon kurang rapi
    • Termasuk kategori produk KW

    Penutup

    Pakaian anak murah meriah langsung dari pabrik ternyata kondisinya tetap baik dan berkualitas. Produk ini tentunya tidak kalah saing dan bisa menjadi lahan usaha sampingan. Menjadi bagian dari mitra usaha dari toko terpercaya membuat kita menjadi lebih semangat dalam menjalankan bisnis. 

    Berusaha memberikan yang terbaik untuk pelanggan dengan produk yang baik dan berkualitas. Tak lupa juga memberikan service yang memuaskan sehingga pelanggan menjadi loyal dan yakin dengan produk kita. 

    Salam

  • Grosir Baju Anak Branded Murah Langsung dari Pabrik

    Grosir baju anak branded murah langsung dari pabrik menjadi incaran untuk lahan bisnis. Kondisi bahan yang berkualitas seringkali menjadi alasan kenapa produk baju anak branded menjadi pilihan para orang tua. 

    Rekomendasi grosir baju anak branded berikut bisa menjadi salah satu pilihan Anda yang berniat untuk melakukan usaha sampingan. 

    Yuma Outlet

    Merupakan supplier dan distributor pusat grosir baju anak branded. Menjadi supplier tangan pertama yang mengambil dari pabrik sehingga harga yang ditawarkan untuk dijual menjadi lebih murah. Selain itu juga merupakan supplier baju branded original sisa eksport dari pabrik garmen yang ada di KBN Cakung, Bogor, Subang, Bandung, Tangerang dan sekitar Jawa Tengah. 

    Bisnis berjualan baju anak branded tang dipungkiri memang menggiurkan. Terlebih dapat melakukan kerjasama dengan supplier besar yang terus mengikuti trend. 

    Memahami akan hal inilah maka Yuma Outlet yang menjadi pusat perkulakan baju anak branded murah, sisa ekspor dan grosir baju anak import berusaha memenuhi kebutuhan fashion pangsa pasar. Yaitu melayani pembelian partai kecil sampai besar atau grosir dengan terus menjaga kualitas yang baik dan harga terjangkau. 

    • Spesifikasi Jenis Produk

    Untuk memikat pangsa pasar, Yuma Outlet menjual dua tipe baju branded. Keduanya sama-sama berkualitas dengan jenis bahan yang baik sehingga membuat pelanggan merasa puas. 

    1. Baju Branded Original Sisa Eksport

    Berasal dari hasil produksi perusahaan garment berskala besar. Saat mendapatkan pesanan dari luar negeri, perusahaan ini akan memproduksi jumlah barang yang lebih dari pesanan atau istilahnya buffer stock (cadangan). 

    Fungsinya untuk mengantisipasi produk yang mengalami kerusakan/reject. Namun bila semua kondisi produk baik maka jumlah buffer stock tidak akan digunakan dan inilah yang dinamakan stocklot atau stock yang berlebih. 

    Produk stocklot inilah yang akan dilepas ke pasaran dengan penjualan sistem borong atau take all dan Yuma Outlet salah satu pemborongnya dengan sistem pembelian partai besar. Artinya semua jenis pakaian baik ukuran bayi, anak dan dewasa akan bercampur sehingga tidak dapat menentukan pilihan berdasarkan size dan modelnya. Produk pakaian tersebut ada di Bandung, Jawa Tengah juga Jakarta Utara. 

    Kelebihan memilih produk branded dan original antara lain :

    • Produk dijamin original
    • Harga murah
    • Kualitas produk tidak diragukan dan nyaman ketika digunakan
    • Membuat penampilan jadi lebih percaya diri

    Dibalik kelebihan, terdapat kekurangannya juga, yaitu :

    • Size tidak lengkap
    • Model disesuaikan dengan ketersediaan yang ada, tidak bisa request
    • Ada bagian pakaian yang reject
    • Bagian label pakaian di sisi belakang, terkadang dicoret, atau dihilangkan
    • Ukuran size tidak bisa disamakan

    Grosiran-baju-anak-branded-murah-yang-bisa-jadi-pilihan-untuk-membeli-baju-anak

    2. Baju Branded Hasil dari Produksi Konveksi 

    Produksi konveksi hanya membuat baju untuk usia anak-anak saja. Jenis bahan yang digunakan pun sama seperti baju jenis eksport. Lalu apa yang membedakan? Yaitu hasil jahitan yang didapatkan. Produksi konveksi merupakan produk rumahan sehingga terlihat ada jahitan kurang rapi, berbeda dengan produk pabrik yang menggunakan mesin profesional.  

    Hasil produksi ini tentunya mempengaruhi harga jual. Baju hasil konveksi memiliki nilai jual yang lebih murah dibandingkan baju branded. 

    Kelebihan baju hasil produksi konveksi, antara lain :

    • Harga lebih murah
    • Ketersediaan stok banyak dan model bervariasi
    • Sizenya lengkap
    • Kualitas bahan memiliki kesamaan dengan bahan eksport

    Kekurangannya, yaitu :

    • Jahitan baju dan sablon kurang rapi
    • Termasuk kategori produk KW
    • Kontak 

    Yuma outlet menjadi bagian dari supplier baju anak branded langsung dari pabrik. Informasi untuk menjalin kerjasama dan pembelian produk bisa berinteraksi dengan admin di WA : 082193706293 atau 081213518847. Akun instagramnya @yuma_outlet

    Grosirbajuku

    Grosirbajuku.com menjadi bagian dari pusat grosir baju murah langsung dari pabrik sejak tahun 2008 dan sudah mampu melayani kebutuhan banyak cabang distributor dan ribuan reseller di seluruh Indonesia. 

    Bahkan sekitar 50% produk yang ditawarkan merupakan hasil produksi sendiri, selebihnya merupakan hasil kerjasama dengan puluhan konveksi dan produksi pabrik yang dilelang. Hal inilah yang membuat Grosirbajuku menjamin bahwa produk yang dijual lebih murah.

    • Harga Produk

    Tak dipungkiri bahwa banyak orang tua yang mencari baju branded anak. Namun harga jual yang cukup tinggi membuat para pelaku usaha perlu mengeluarkan modal dalam jumlah besar, bahkan bisa mencapai ratusan juta. 

    Memahami akan kondisi inilah maka Grosirbajuku berusaha untuk menyediakan baju anak dengan kualitas bagus, berbahan tebal dan berkualitas, tetapi dengan harga langsung dari pabrik. Ya, sangat murah, hanya Rp 3.500; – 14.000;/pcs/potong dengan ukuran mulai dari usia 1-10 tahun. 

    • Mitra Usaha

    Menjadi bagian dari mitra usaha pakaian grosir anak sebenarnya bisa dilakukan dengan mudah, yaitu obral/grosiran. Tidak perlu ruang khusus seperti butik atau toko/kios. Bisa menyediakan box khusus kemudian dijual di garasi rumah. 

    Distributor Grosirbajuku sudah tersebar di seluruh Indonesia dan sudah mempunyai hak distribusi paket baju anak di wilayahnya.  Hubungi atau WA ke no 081318182547 atau 101212609423. Informasi produknya dapat dilihat melalui facebook grosirbajuku dan instagram @grosirbajuku_official 

    Trans Fashion

    Transfashionindo.com menjadi salah satu bagian dari supplier baju anak import. Melalui situsnya Trans Fashion memberikan penawaran kepada yang ingin menjadi mitra usahanya. Penawaran tersebut dengan melakukan pembelian paket usaha baju anak import.

    1.Paket Usaha Baju Anak Import

    Paket yang berupa :

    • Isi paket terdiri dari 100 pcs pakaian
    • Berat paket mencapai 25 kg
    • Merupakan pakaian anak branded dalam kondisi baru.

    2. Keterangan Bal

    • Keterangan mengenai paket usaha tersebut, antara lain :
    • Harga sudah termasuk ongkos kirim
    • Isi produk pakaian di dalamnya di jamin 100% berkualitas
    • Pengiriman barang atau dikenal dengan nama bal segel berasal dari Batam
    • Pembayaran pemesanan barang tidak dilakukan full di awal pemesanan, tetapi 50% sebelum pengiriman dan pelunasan sisanya setelah barang diterima (nomor resi terbit)
    • Pengiriman barang menggunakan layanan Dakota Cargo, Wahana, Indah Cargo dan ADR menggunakan layanan door to door

    3. Keuntungan Pembelian

    Apa sajakah keuntungan melakukan pembelian produk baju anak import di Trans Fashion ini :

    • Pemesanan barang bisa dilakukan dengan mudah, yaitu melalui Whatsapp dengan melengkapi beberapa terlebih dahulu, yaitu :
      • Nama Lengkap
      • Alamat Lengkap
      • Tipe Pesanan
      • Jumlah Pesanan
      • No Telepon
      • Bank Tujuan
      • Tulis Pesan 
    • Aman dan terpercaya
    • Mendapatkan garansi uang kembali jika barang yang diterima tidak sesuai dengan pesanan
    • Harga yang tercantumkan sudah termasuk ongkir.

    4. Garansi

    Sebagai supplier baju anak import tangan pertama, Trans Fashion berani memberikan garansi pada setiap pembelian barang, yaitu jika barang yang di order tidak sesuai dengan pengiriman maka akan dikirimkan bal baru sesuai dengan pesanan dan gratis ongkir.  

    5. Disclaimer

    Cek barang pesanan setelah diterima. Pesanan yang terkirim merupakan bal segel, tetapi jika sudah dibuka maka dinamakan bal sortiran. Berarti pembeli tidak bisa melakukan retur maupun meminta penukaran bal segel. Pastikan teliti lebih dalam sebelum melakukan pembelian produk di Trans Fashion.

    Penutup

    Grosir baju anak branded murah langsung dari pabrik memang mempunyai harga yang bersaing. Meskipun demikian tetap menjaga kualitas produk yang dijual. Toko di atas bisa menjadi tambahan informasi bagi Anda yang ingin menjalankan bisnis fashion anak atau menambah relasi bagi yang sudah memiliki usaha ini. 

     

    Salam semangat

  • Cara Memandikan Bayi Baru Lahir yang Belum Puput Pusar

    Cara memandikan bayi baru lahir yang belum puput pusar sering kali menjadi kekhawatiran para ibu. Bagaimana cara memandikan bayi agar kondisinya tetap nyaman.  

    Tenang Bunda, perasaan ini banyak kok yang mengalami. Kebanyakan bayi usia dua sampai tiga minggu memang belum puput tali pusar. Untuk menjaga kondisi bayi Bunda perlu berhati-hati karena tali pusar masih basah dan memang disarankan untuk tidak terkena air. 

    Cara Memandikan Bayi Baru Lahir yang Belum Puput Pusar

    Saat memandikan bayi dengan kondisi seperti ini tentu membutuhkan perhatian agar kondisinya tetap nyaman. Lalu bagaimana caranya?

    Tali pusar yang belum puput memang perlu dijaga agar dalam keadaan kering. Maka untuk menjaga kondisi tersebut, memandikan bayi bisa menggunakan waslap lembut kemudian menyeka organ tubuhnya secara perlahan. 

    Tahapan Memandikan Bayi  

    Persiapan yang dilakukan sebenarnya tidak jauh berbeda dengan bayi yang sudah puput tali pusarnya. Hanya saja untuk tempatnya sedikit berbeda. Bayi dengan kondisi belum puput tali pusar mandi di tempat yang kering karena prosesnya dengan cara di waslap. 

    Beberapa perlengkapan yang perlu dipersiapkan, antara lain :

    1. Siapkan air hangat dalam wadah. 
    2. Waslap lembut.
    3. Handuk.
    4. Baju ganti dan popok.
    5. Minyak telon.

    Tahapan mandi yang Bunda lakukan, adalah :

    1. Baringkan bayi pada permukaan yang datar dan sudah diberikan alas seperti handuk yang empuk. 
    2. Basahi waslap dan basuhkan pada bagian tubuh bayi mulai dari kepala hingga kaki secara perlahan. 
    3. Seka organ tubuh yang tertutup seperti bagian ketiak, punggung dan sela-sela jari tangan juga kaki.  
    4. Membersihkan alat kelamin secara perlahan.
    5. Setelah tubuh bayi sudah diberikan secara merata, angkat dan Bunda bisa memeluknya sesaat untuk meningkatkan bonding. 

    Setelah merasa kondisi tubuhnya segar bayi akan terlelap kembali, tetapi untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya Bunda bisa mengASIhi dahulu. 

    Kesimpulan

    Cara memandikan bayi baru lahir yang belum puput pusar memang membutuhkan perhatian agar kondisi pusarnya tetap terjaga dengan baik. Pusar bayi memang diusahakan untuk tidak basah atau tetap dalam kondisi kering. 

     

    Salam sayang,

  • Tujuan Memandikan Bayi, Apa Sajakah Itu

    Tujuan memandikan bayi ini perlu Bunda ketahui. Mandi bagi anak-anak memang menjadi bagian yang menyenangkan, sebagai ajang bermain ceria bersama percikan air sehingga membuatnya betah berlama-lama.  

    Tubuh bayi belajar untuk melakukan penyesuaian dengan kondisi menyenangkan yang ada disekitarnya. Merasakan ada suasana yang berbeda. 

    Mandi bagi bayi merupakan hal yang menyenangkan, tetapi awalnya bagi Bunda cukup mendebarkan. Kenapa? Karena tubuhnya masih kecil sehingga kita perlu berhati-hati saat menggerakkan juga kondisi kulitnya yang sensitif. Meski demikian mandi mempunyai beberapa manfaat yang perlu Bunda ketahui.

    1. Bonding Time 

    Mandi menjadi momen yang menyenangkan buat Bunda dan buah hati. Adanya keterikatan melalui sentuhan, komunikasi juga tatapan mata membuat bayi lebih mengenal Bunda. Sentuhan kasih sayang Bunda akan memberikan energi untuk perkembangan bayi. 

    ” Nikmatilah waktumu bersama buah hati kesayangan sebaik mungkin. Karena waktu akan cepat bergulir dan nantinya menjadi momen yang selalu dirindukan.” 

    2. Melindungi Kesehatan Kulit

    Usia 0-3 bulan kondisi kulit bayi yang masih sensitif, sehingga Bunda perlu berhati-hati saat memberikan perawatan pada tubuh kecilnya. Memilih shampo dan sabun yang berkualitas dan sudah teruji klinis akan mampu memberikan perlindungan yang tepat untuk kulit bayi. Mandi akan membuat kondisi kulitnya menjadi terjaga. 

     3. Bayi Mudah Tidur

    Kesegaran yang bayi rasakan saat mandi juga sentuhan lembut Bunda akan membuatnya mudah tertidur dengan nyenyak. Waktu tidur yang cukup akan membantu tumbuh kembangnya lebih optimal.

    4. Waktu Bermain Bayi

    Mainan kecil, sentuhan tangan Bunda juga komunikasi yang Bunda lakukan, menjadi waktu bermain yang menyenangkan untuk bayi. Kucuran air hangat yang mengenai tubuhnya membuat bayi begitu menikmati kesegaran yang ada. Bahkan membuatnya benar-benar menikmati kenyamanan bersama kesegaran air.

    5. Mampu Merangsang Perkembangan Indera Bayi

    Waktu mandi tidak hanya memberikan kesegaran saja, tetapi sentuhan lembut yang Bunda lakukan mulai dari kepala hingga telapak kaki mampu memberikan rangsangan terhadap organ tubuhnya. Karenanya saat mandi menjadi moment yang lama untuk Bunda memberikan sentuhan dan komunikasi pada bayi. Sentuhan yang Bunda berikan mampu merangsang perkembangan kognitif dan emosional bayi.  

    6. Menenangkan Bayi

    Selesai mandi, tentunya Bunda tidak langsung menidurkan bayi, tetapi memberikan sentuhan dengan minyak telon yang memberikan kehangatan pada tubuhnya melalui usapan lembut yang Bunda lakukan. Skin to skin tersebut akan membuat bayi menjadi lebih nyaman, menenangkan dan membuatnya tertidur dengan nyenyak. 

    7. Meningkatkan Kecerdasan Berbahasa

    Komunikasi yang Bunda lakukan akan membuat bayi merasa lebih dekat. Mengenal dengan baik bagaimana suara Bunda tercintanya dan hal ini juga mampu meningkatkan kecerdasan berbahasanya kelak. 

    Penutup

    Tujuan memandikan bayi tidak hanya menyegarkan tubuh, juga bisa untuk menikmati kebersamaan dengan sang Bunda tercinta di saat seperti ini. Tidak hanya bayi yang akan merasakan kesegaran percikan air, tetapi juga cinta kasih Bunda akan terus bersemi untuk membersamai tumbuh kembangnya. 

     

    Salam sayang,