Tag: Tumbuh kembang

  • Menjemur Bayi Baru Lahir, Ini yang Perlu Diperhatikan

    Menjemur bayi baru lahir di pagi hari memberikan banyak manfaat, yaitu membantu pertumbuhan tulang. Pancaran sinar matahari yang mengandung vitamin D yang baik untuk pertumbuhan tulangnya. Apakah bayi Bunda termasuk yang suka menjemur di pagi hari? 

    Beberapa tips dalam menjemur bayi baru lahir, antara lain: 

    7 Tips Menjemur Bayi Baru Lahir

    1. Waktu yang Tepat Menjemur

    Semua bayi yang terlahir disarankan untuk menjemur di pagi hari, kecuali kondisi bayi yang terlahir prematur. Karena kondisi bayi tersebut membutuhkan penanganan medis terlebih dahulu. Menjemur di bawah jam 10 pagi dan di atas jam 4 sore  menjadi waktu yang tepat untuk menjemur bayi. Sinar mataharinya tidak terlalu panas dan aman untuk kulit bayi. 

    2. Lama Menjemur

    Berapa lama sebaiknya menjemur bayi? Kondisi kulit bayi masih begitu sensitif sehingga Bunda perlu menjaganya dari paparan sinar matahari. Waktu menjemur pun tidak dalam waktu yang lama, yaitu sekitar 10-15 menit saja. Saat menjemur, Bunda juga bisa membersihkan organ tubuhnya seperti pada bagian lipatan tubuhnya. 

    3. Pakaian bayi

    Apakah saat menjemur bayi boleh mengenakan pakaian? Untuk bayi yang baru lahir hingga beberapa minggu, menjemurnya boleh mengenakan pakaian. Namun, jika sudah terlihat besar maka bisa mengenakan popok saja ya Bunda, agar seluruh tubuhnya benar-benar bisa merasakan kehangatan saat di jemur. Pancaran matahari yang mengenai tubuhnya juga akan membuat kerja vitamin D menjadi lebih baik.  Tubuh mungilnya juga dapat Bunda bolak balikkan agar seluruh organ tubuhnya benar-benar terasa hangat. 

    4. Pelindung Tubuh Bayi

    Meski bertujuan untuk memberikan kehangatan pada seluruh tubuh bayi, bukan berarti Bunda tidak memberikan pelindung untuk tubuhnya. Kenakan topi atau tutup bagian matanya agar tidak terkena paparan sinar matahari, karena akan mempengaruhi retina mata bayi.

    5. Menjaga Keamanan Sekitar

    Menjemur bayi tidaklah harus di tengah halaman yang luas, tetapi dapat dilakukan di depan rumah yang terkena paparan sinar matahari. Selain itu Bunda juga perlu memastikan keamanan kondisi sekitar, apakah kondisinya benar-benar aman dari polusi udara. Pemilihan tempat yang nyaman akan membuat bayi menikmati waktu menjemurnya dengan baik.

    6. Kondisi Kulit Bayi

    Kondisi kulit bayi masih begitu sensitif, karenanya Bunda perlu memastikan terlebih dahulu bagaimana kondisi kulit bayi saat dijemur. Bila terjadi timbul bercak merah maka sebaiknya tidak dijemur. 

    7. Menjemur Disesuaikan dengan Kondisi Bayi

    Pastikan sebelum menjemur Bunda mengecek dahulu kondisi tubuh bayi. Apabila kondisinya baik maka dapat dilakukan, begitu pula sebaliknya. Jadi tidak dilakukan setiap hari juga tidak apa ya Bunda. 

    Manfaat Menjemur Bayi Baru Lahir

    Paparan sinar matahari pagi selain memberikan kehangatan pada tubuhnya juga bisa membantu kondisinya yang mengalami batuk, flu juga pilek. Hangatnya sinar matahari akan membuat lendir yang ada dalam tubuhnya menjadi mudah keluar. 

    Lalu apakah jika bayi yang mengalami demam boleh dijemur? Sebaiknya tidak ya Bunda, tetapi konsultasikan kondisinya ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat. 

    Sinar matahari memiliki kandungan vitamin D yang berperan penting untuk kesehatan bayi, yaitu dapat membantu kinerja kalsium dalam tubuh untuk memelihara dan membangun tulang juga gigi, serta membangun sistem imun yang kuat. 

    Penutup

    Menjemur bayi baru lahir akan memberikan kehangatan bagi tubuh bayi. Tubuhnya menjadi lebih segar, ditambah sentuhan lembut yang Bunda berikan. Berikan interaksi juga agar bonding terus terjalin. Aktivitas ini disesuaikan dengan kondisi bayi dan tidak harus dilakukan setiap hari ya Bunda. 

     

    Salam bahagia,

  • Cara Menurunkan Bilirubin Bayi, Pengalaman Tak Terlupakan

    Bagaimana cara menurunkan bilirubin bayi? Apa saja yang sebaiknya dilakukan. Apa dampaknya jika bayi tidak mendapatkan penanganan yang tepat.

    Menjadi seorang ibu merupakan suatu kebahagiaan. Rasa sakit selama proses persalinan pun menjadi hilang saat melihat buah hati terlahir dengan sehat dan selamat. Namun apa jadinya saat pemeriksaan bilirubinnya meningkat.

    Perasaan bahagia masih terus dirasakan, bahkan melihat bayi yang terlahir seolah mimpi. Benarkah saat ini saya sudah menjadi ibu dan berbagai pertanyaan lain yang datang silih berganti. Jelang seminggu kemudian waktu kontrol kesehatan tiba. 

    Dokter melakukan pemeriksaan atas jahitan dari proses caesar yang dilakukan, begitu juga bayi. Namun, hasil pemeriksaan menyatakan bahwa kadar bilirubin bayi dalam jumlah yang tinggi dan disarankan untuk dirawat selama beberapa hari kedepan. 

    Rasanya sedih banget. Waktu berangkat pergi bersama buah hati, tetapi saat pulang meninggalkan buah hati seorang diri di rumah sakit. 

    Cara Menurunkan Bilirubin Bayi

    Kenapa sih perlu dirawat? Bukankah dengan menjemurnya di pagi hari bisa diatasi dan kondisinya pun bisa segera pulih dan sehat. Lalu berapa lama perawatan ini? 

    Saat pemeriksaan dokter anak menyampaikan kadar bilirubin yang tinggi ditandai dengan warna kulit yang menguning. Kondisi bayi yang seperti ini membutuhkan perawatan lanjutan agar kadar bilirubinnya tidak terus melonjak tinggi.

    Nantinya anak akan ditempatkan pada ruang khusus dan aan mendapatkan pengawasan dari tim rumah sakit. Pemeriksaan darah dilakukan secara berkala untuk memastikan perubahan yang terjadi. Umumnya bayi dengan kondisi ini perlu perawatan hingga 1-2 hari kedepan. 

    Mana ada yang tega meninggalkan bayi mungil seorang diri di rumah sakit. Bagaimana kalau nanti dia menangis. Namun sayangnya saya tetap tidak disarankan untuk menemani karena saya masih dalam masa pemulihan. 

    Bilirubin yang Tinggi Pada Bayi, Karena Apa?

    Berbagai literatur menjelaskan bahwa bilirubin adalah pigmen yang terbentuk dari proses pemecahan sel darah merah dalam tubuh, warnanya kuning kecoklatan. Bila kadarnya tinggi akan membuat tubuh bayi menjadi kuning atau dikenal dengan jaundice.

    Sebenarnya pada hari 2-3 pertama dalam kehidupannya, kadar tersebut dalam tubuh memang meningkat karena mengalami proses pemecahan dan ini normal adanya, tetapi bila terus menerus meningkat maka bisa membuat dampak bagi kesehatan anak.

    Kadar bilirubin dalam darah meningkat bisa disebabkan karena fungsi hati belum berkembang sempurna atau terjadinya proses pemecahan sel darah merah yang cepat. Kondisi ini sebenarnya normal. 

    Apa yang Dilakukan Jika Bilirubin Tinggi

    Bagaimana cara menurunkan bilirubin bayi, apa saja yang sebaiknya dilakukan? Saat proses pemeriksaan bayi, dokter menanyakan bagaimana asupan ASI selama di rumah dan apakah bayi sudah rutin dijemur saat pagi hari? 

    Saya sampaikan bahwa pemberian ASI selalu rutin diberikan setiap 2 jam sekali, meski bayi tertidur tetap kami bangunkan, agar nutrisinya tetap terpenuhi. Namun, saat akan mengASIhi, bayi perlu dibangunkan dahulu agar bisa segera bereaksi dan memberikan respon. 

    Menjemur bayi di waktu pagi juga sudah kami lakukan sebelum bayi mandi. Hanya saja, kondisi waktu pagi terkadang hujan atau mendung sehingga tidak terlihat sinar mentari. Jadi proses menjemur pagi hari kurang maksimal dilakukan. 

    Kemudian dokter menjelaskan bahwa sebenarnya kadar bilirubin dalam darah meningkat bisa disebabkan karena fungsi hati belum berkembang sempurna atau terjadinya proses pemecahan sel darah merah yang cepat. Kondisi ini sebenarnya normal. 

    Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan darah dan kondisi anak saat ini ada baiknya dilakukan perawatan lanjutan agar kadar bilirubinnya terus terkontrol dan tidak meningkat. Lanjut dokter, kadar bilirubin yang terus meningkat dan tidak mendapatkan penanganan yang tepat dapat mengakibatkan bayi mengalami kerusakan otak (kernikterus), masalah saraf juga kematian.    

    Cara Menurunkan Bilirubin Bayi

    Cara Menurunkan Bilirubin Bayi

    Berdasarkan keterangan yang dokter sampaikan, saya dan suami akhirnya memahami kenapa kondisi bayi perlu mendapatkan perawatan lebih lanjut. 

    Tindakan yang dilakukan di rumah sakit dengan melakukan fototerapi, yaitu memanfaatkan paparan cahaya khusus untuk menghancurkan bilirubin dalam tubuh bayi dan mengeluarkannya melalui urine atau tinja. 

    Bayi dibaringkan dalam ranjang khusus, bagian matanya ditutupi dengan penutup mata. Hanya mengenakan diapers dan dikelilingi oleh lampu sinar biru. 

    Lalu bagaimana pemberian ASI-nya? Saya tetap mengASIhi, tetapi tidak diberikan secara langsung karena jarak kami terpisah. Suami memberikan ASI perah yang sudah saya siapkan beberapa botol (2-3 botol, masing-masing berisi 90ml). Botol ASI dimasukkan dalam wadah cooler bag kemudian ditambahkan dengan ice gel agar bisa bertahan dengan baik.

    Sesampainya di RS, suami melihat dari luar bagaimana kondisi bayi dan tanpa disadari air mata menetes. Sedih, melihat bayi sekecil ini berbaring sendiri di dalam tanpa sentuhan orang tua tercintanya, tetapi semua ini dilakukan untuk menjaga kesehatan dan itu menjadi hal yang terpenting. 

    Penutup

    Cara menurunkan bilirubin bayi perlu mendapatkan penanganan dari tim ahli kesehatan. Penanganan yang tepat akan membantu memulihkan kondisi bayi secepatnya. Sedih pastinya melihat bayi berbaring sendiri di rumah sakit.  

    Namun, setiap orang tua akan selalu memberikan yang terbaik untuk buah hatinya, tanpa terkecuali. Karena dialah buah hati tercinta dan penerus generasi keluarga, dengan menjaga kesehatannya sebaik mungkin, melindungi juga memberikan perhatian penuh. Semoga kita dan anak-anak keturunan kita menjadi anak yang berbakti, soleh dan sholeha. Aamiin.

     

    Salam bahagia,

  • Klinik Tumbuh Kembang Anak Jakarta Dukungan Dokter Profesional

    Kehadiran klinik tumbuh kembang anak Jakarta, membantu para orang tua di masa tumbuh kembang buah hatinya, baik untuk memantau juga memeriksa perkembangannya. Karena masa tumbuh kembang anak membutuhkan perhatian yang cermat agar prosesnya dapat terus berjalan dengan optimal.  

    Klinik Tumbuh Kembang Anak

    Saat anak mengalami kondisi yang berbeda, seperti keterlambatan bicara, sistem motorik kurang berkembang, tentu membutuhkan penanganan yang tepat sesegera mungkin. Salah satunya berkonsultasi dengan dokter spesialis anak agar segera mendapatkan penanganan yang terbaik.

    Namun, apakah klinik tumbuh kembang hanya ditujukan untuk kondisi anak tertentu saja? Tentu tidak. Klinik ini dapat menjadi rujukan para orang tua untuk memberikan stimulasi dan memantau perkembangan anak secara lebih maksimal. 

    7 Rekomendasi Klinik Tumbuh Kembang Anak Jakarta

    1. Kemang Medical Care (RSIA Kemang)

    Pelayanan yang diberikan klinik ini menangani kondisi anak cukup banyak, antara lain keterlambatan perkembangan, ADHD, ADD, Cerebral Palsy, Down Syndrome, baby gym, baby spa, okupasi terapi, fisioterapi dan layanan lainnya. 

    Terletak di jalan Ampera Raya No. 34, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.  

    2. Rainbow Castle

    Merupakan klinik tumbuh kembang anak dengan pelayanan yang sedikit berbeda, yaitu menggunakan basis permainan anak. Layanan terapi yang diberikan antara lain terapi bermain, pendekatan theraplay, terapi kelompok, juga parent Child interaction therapy

    Berada di jalan Bangka II-D, Mampang, Jakarta Selatan. 

    3. Klinik Anakku Check My Child

    Terapi yang diberikan oleh klinik ini tidak hanya seputar tumbuh kembang saja, tetapi juga menyediakan terapi untuk anak yang berkebutuhan khusus, terutama anak autisme. Layanan terapi yang diadakan antara lain terapi sensori integrasi, terapi perilaku, terapi okupasi, terapi remedial dan lainnya.

    Terletak di jalan Kayu Putih Selatan II No. 74, Pulo Gadung, Jakarta Timur.  

    4. Klinik Al-Fatih Center

    Tidak jauh berbeda dengan klinik Anakku Check My Child, klinik ini pun memberikan pengajaran dan pendampingan untuk anak berkebutuhan khusus.

    Terletak di jalan Raya Ceger No. 23, Ceger Cipayung, Jakarta Timur.   

    5. AMG Klinik

    Klinik ini selain memberikan layanan konsultasi juga  mengadakan fasilitas skrining untuk mengetahui kondisi tumbuh kembang buah hati. Fasilitas lain yang diberikan antara lain terapi perilaku, terapi IQ, terapi minat bakat, terapi sensori integrasi dan lainnya. 

    Terletak di jalan Rawamangun No. 60, Pramuka, Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Timur.  

    6. Klinik Anak Kancil

    Layanan konsultasi dengan dokter dan psikolog kompeten tidak hanya ditujukan untuk anak-anak saja, tetapi juga bisa untuk remaja dan keluarga. Fasilitas pelayanan yang diberikan selain konsultasi adalah playtherapy, terapi perilaku kognitif, hypnotherapy juga theraplay

    Terletak di jalan Duren Tiga Raya No. 7J, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.    

    7. Klinik Anak RSIA Bunda

    Klinik yang memberikan pelayanan secara akurat untuk membantu mengatasi dan menangani permasalahan tumbuh kembang anak sejak lahir. Mulanya klinik ini adalah rumah bersalin kemudian menjadi cikal bakal rumah sakit Bunda seperti saat ini. 

    Fasilitas rumah sakit ini antara lain, terapi tumbuh kembang, terapi rehabilitasi medis, saraf anak, psikolog, terapi wicara dan lainnya. 

    Terletak di jalan Teuku Cik Ditiro No. 28, Menteng, Jakarta Pusat. 

    Kesimpulan

    Klinik tumbuh kembang anak Jakarta, semakin hari kehadirannya membantu orang tua dalam menjaga tumbuh kembang buah hatinya. Memantau kondisi dan menangani permasalahan tumbuh kembang anak. Masalah tumbuh kembang yang dihadapi oleh para orang tua pun dapat segera mendapatkan penanganan yang akurat dan seksama sehingga tidak mengganggu tumbuh kembang anak. 

    Semua tindakan yang dilakukan bertujuan agar semua anak yang terlahir dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal sehingga mereka menjadi generasi penerus yang membanggakan. 

     

    Salam sehat, 

  • Dokter Spesialis Anak Terdekat di Jakarta Selatan Kepercayaan Bunda

    Dokter spesialis anak terdekat dengan rumah tinggal tentu membantu para orang tua dalam melakukan pemeriksaan kesehatan anak, Dimanakah itu? Selain untuk memudahkan saat kondisi anak sakit juga bertujuan agar anak dapat segera mendapatkan penanganan saat kondisi tertentu. 

    Begitu pula saat kondisi tumbuh kembang anak mengalami perbedaan dari anak lainnya. Dokter spesialis anak manakah yang bisa membantu keadaan tersebut? Adakah rekomendasi dokter yang terdekat?

    7 Dokter Spesialis Anak Terdekat di Jakarta Selatan

    1. dr. Erick Gultom, Sp.A

    Praktek di beberapa rumah sakit di Jakarta, salah satunya RS. Medistra, Jakarta Selatan. Beliau juga dokter neonatal (memiliki keahlian merawat bayi dan anak yang terlahir prematur). Mengenyam pendidikan di Universitas Indonesia untuk kedokteran umum, kemudian melanjutkan pendidikan Ilmu Kesehatan Anak di RSCM dan spesialis anak di University of Melbourne. 

    2. dr. Abdullah Reza, Sp.A

    Salah satu tempat praktek beliau adalah di RSIA Bunda, Menteng. Menamatkan pendidikan spesialis anak di Universitas Indonesia, dengan pengalaman sebagai dokter selama 15 tahun. 

    3. dr. Adi Tagor Harahap, Sp.A

    Menamatkan studi spesialis anak di Universitas Indonesia dan saat ini beliau berpraktek di RS. Mayapada, Lebak Bulus, Cilandak. Pelayanan kesehatan yang ditangani antara lain kesehatan anak dan dewasa, imunisasi, konsultasi kesehatan dan lainnya. 

    4. dr. Anita Juniatiningsih, Sp.A

    Dokter Anita adalah dokter spesialis anak yang praktek di RSIA Kemang Medical Care dan beberapa rumah sakit lainnya. Telah memiliki pengalaman di bidangnya selama 20 tahun setelah mengenyam pendidikan di Universitas Indonesia. 

    Pelayanan yang beliau berikan antara lain konsultasi pernafasan anak, tes pendengaran OAE, konsultasi psikologi anak, vaksinasi, konsultasi saraf anak, konsultasi alergi anak, dan lainnya. 

    5. dr. Cindy Diana Christie, Sp.A  

    Dokter Cindy telah menyelesaikan pendidikan kedokteran umum di fakultas kedokteran Universitas Kristen Indonesia, kemudian melanjutkan ke spesialis anak fakultas kedokteran Universitas Indonesia.

    Merupakan dokter anak yang praktek di RS. Metropolitan Medical Centre Kuningan. Pelayanan yang beliau berikan antara lain konsultasi kesehatan anak menyeluruh, skrining tumbuh kembang anak dan vaksinasi anak. 

    6. Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, Sp.A

    Beliau menempuh pendidikan dokter spesialis anak di Universitas Indonesia dan mendapatkan penghargaan pendidikan program Doktor S3 dengan predikat Cumlaude dari rektor UI, sebagai Periset Potensial FKUI tahun 2013, serta mendapatkan penghargaan dari Presiden RI Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya XX Tahun, Nasional, Jakarta. 

    Saat ini dr. Rini berpraktik di RSIA Bunda dan layanan kesehatan yang beliau berikan adalah konsultasi kesehatan menyeluruh.  

    7. dr. Santoso Soeroso, Sp.A (K), Mars

    Beliau menamatkan pendidikan sebagai dokter spesialis anak di Universitas Diponegoro dan saat ini berpraktik di RS. Mayapada Hospital juga RS. Pondok Indah. Layanan kesehatan yang beliau berikan adalah konsultasi kesehatan anak dan dewasa, pemeriksaan fisik dan imunisasi anak. 

    Kesimpulan

    Kehadiran dokter spesialis anak terdekat, tidak dipungkiri membantu di masa tumbuh kembang anak. Selayaknya anak tidak hanya terlihat semakin bertambah besar secara fisik saja, tetapi juga dapat berkembang sesuai tahapan usianya. 

    Konsultasi dengan dokter spesialis tentu membantu para orang tua dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan buah hati. Tidak hanya dalam kondisi tertentu saja, tetapi bisa juga dilakukan secara berkala. 

    Sedangkan anak yang terlahir dengan kebutuhan khusus membutuhkan pengawasan dan penanganan yang lebih tepat sejak dini. Tindakan yang tepat akan membantu mendukung tumbuh kembang mereka optimal.

    Salam sehat,

     

  • Aplikasi Theasianparent Untuk Edukasi Para Orang Tua

    Aplikasi Theasianparent, menjadi salah satu pilihan informasi untuk para orang tua dan calon orang tua. Apa sajakah isi aplikasi ini?

    Perkembangan dunia digital semakin bertambah pesat. Tidak hanya memudahkan untuk berinteraksi saja, tetapi juga untuk mendapatkan informasi dengan cepat dan lengkap. Aplikasi theAsianparent menjadi salah satu pilihan untuk mendukung pemenuhan informasi tersebut. Kenapa? 

    Karena informasi yang disajikan tidak hanya sebatas masa kehamilan saja, tetapi juga informasi tumbuh kembang anak. Selain itu, informasinya tidak hanya dibutuhkan oleh para orang tua saja, tetapi juga untuk kalangan muda yang ingin mengetahui banyak hal seputar tumbuh kembang buah hatinya. 

    Aplikasi theAsianparent

    Saat menikmati kebersamaan dengan anak dan keluarga terkadang terjadi satu hal yang tidak terduga. Misalnya istri yang sedang hamil mengalami kram perut, apa yang sebaiknya dilakukan atau suami ingin mengetahui bagaimana menghadapi pasangan yang sedang morning sickness.

    Saat kondisi tersebut tentu kita membutuhkan informasi yang akurat agar dapat memberikan penanganan awal secepatnya. Adanya aplikasi yang terpercaya tentu sangatlah membantu. 

    Tidak sedikit juga yang ingin mendapatkan pengetahuan lebih dari kondisi yang sedang dialaminya atau agar dapat berbagi informasi dengan teman dan kerabatnya. 

    TheAsianparent merupakan aplikasi parenting dan kehamilan dengan informasi yang terpercaya dan berpengalaman. Tidak hanya informasi yang disampaikan, tetapi juga menyajikan berbagai pertanyaan, seperti tips kehamilan, perkembangan janin, tumbuh kembang anak, nutrisi ibu dan anak, kesehatan keluarga dan ada tips juga untuk para ayah. 

    Seputar Kehamilan di Aplikasi theAsianparent

    Seputar Kehamilan di Aplikasi theAsianparent

    Bunda yang menjalani masa kehamilan selama 9 bulan tentu membutuhkan pengetahuan agar selama waktu tersebut bisa dinikmati dengan nyaman. Informasi yang didapat tidak hanya saat melakukan kontrol ke dokter atau bidan saja, tetapi juga butuh ilmu lebih jelas dan akurat dari sumber lain, seperti pertanyaan :

    • Bagaimana menghadapi masa morning sickness
    • Olahraga apa yang sebaiknya tetap dilakukan selama masa kehamilan
    • Bagaimana perkembangan janin dari minggu ke minggu 
    • Apa saja tanda persalinan
    • Bagaimana mengatasi kontraksi

    Tumbuh Kembang Anak

    Setelah bayi lahir, Bunda juga perlu mendapatkan pemahaman lebih jelas apa dan bagaimana sebaiknya menghadapi bayi selama masa pertumbuhannya. Mulai dari masa bayi, balita, usia prasekolah, masa sekolah dasar dan remaja. 

    Masa tumbuh kembang anak begitu panjang dan selama masa tersebut orang tua akan dihadapkan dengan berbagai hal yang terjadi, seperti :

    • Nama bayi yang cocok untuk anak
    • Bagaimana merawat bayi yang sedang sakit
    • Imunisasi apa saja yang sebaiknya diberikan untuk anak
    • Stimulasi apa yang sebaiknya diberikan sesuai tahapan usia anak
    • Bagaimana mengatasi anak tantrum
    • Apa saja tanda bayi tumbuh gigi
    • Jenis mainan apa yang cocok untuk usia anak
    • Alergi dan tanda bahaya lainnya, dan pertanyaan lainnya

    Nutrisi Anak dan Keluarga

    Menjaga kesehatan tidak bisa dilepaskan dari asupan nutrisi yang terpenuhi dengan baik. 

    • Nutrisi untuk ibu hamil, menyusui, pasca persalinan, bayi juga anak
    • Ada variasi resep masakan untuk pemenuhan nutrisi
    • Pemenuhan kebutuhan nutrisi harian mulai dari ibu hamil, menyusui, pasca persalinan, bayi, anak dan keluarga
    • Informasi makanan dan minuman booster untuk ibu dan anak
    • Ide resep untuk makanan camilan, kue kesukaan dan aneka hidangan nusantara

    TheAsianparent tidak hanya memberikan informasi kehamilan dan parenting saja, tetapi juga mengadakan berbagai acara yang nantinya dapat diikuti oleh para orang tua, seperti :

    • Lomba foto
    • Kontes untuk ibu, ibu hamil, bayi dan anak
    • Sharing seputar kehamilan dan tumbuh kembang anak

    Untuk mendapatkan berbagai informasi yang diberikan theAsianparent, aplikasinya dapat diunduh di iOS/android.

    Kesimpulan

    Aplikasi theAsianparent merupakan aplikasi yang memberikan dukungan bagi ibu hamil dan para orang tua dalam menjalani masa tumbuh kembang buah hati. Informasi yang disampaikan akurat, karena tidak hanya berdasarkan pengalaman, tetapi juga berdasarkan sumber yang terpercaya. 

    Harapan yang ingin diwujudkan adalah ingin membantu para ibu dalam menjalani masa kehamilannya agar selalu sehat dan membangun keluarga yang sehat, serta mengurangi jumlah bayi mati di dunia sebanyak 10%.   

    Karena itu informasi yang disampaikan tidak hanya untuk usia tertentu saja, tetapi mulai dari pernikahan, masa kehamilan, pasca persalinan, masa menyusui, untuk bayi, anak-anak hingga suami. Untuk menjalin kedekatan theAsianparent juga mengadakan lomba dan kontes, sehingga terjalin hubungan dengan penggemarnya. 

     

    Salam, 

     

  • Faktor yang Mempengaruhi Tumbuh Kembang Anak Menurut Para Ahli, Sudah Tahukah Bunda

    Faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak menurut para ahli, sudahkah diketahui para orang tua? Faktanya memang banyak hal yang mempangaruhi masa tumbuh kembang tersebut. Semua orang tua pun  memiliki harapan yang sama untuk buah hatinya, ingin mereka tumbuh dan berkembang dengan baik juga optimal dan menjadi insan bermanfaat.

    Untuk mewujudkan keinginan tersebut banyak cara yang dilakukan. Tidak hanya saat anak sudah terlahirkan, tetapi mulai dilakukan sejak dalam kandungan. Tahapan selanjutnya adalah mengoptimalkan tumbuh kembangnya mulai dari masa bayi sampai usia sekolah. Peran orang tua memang tidak hanya sesaat, tetapi sepanjang masa kehidupannya.  

    Faktor yang Mempengaruhi Tumbuh Kembang Anak Menurut Para Ahli

    Setiap orang tua mengetahui bahwa tumbuh kembang anak dipengaruhi oleh berbagai faktor. Namun ternyata tidak semua orang tua memiliki pemahaman yang sama, terlebih dalam memahami apa itu tumbuh kembang anak sesuai dengan usia juga tahapannya. 

    Memang betul, ada faktor indikator pertumbuhan dan perkembangan yang sesuai dengan tahapan usia anak, dan hal inilah yang selayaknya diketahui oleh semua orang tua. Selain itu sebaiknya Bunda juga mengetahui bagaimana pengertian pola asuh menurut para ahli

    Baca juga :

    Apa Itu Tumbuh Kembang Anak

    Uups, sebenarnya sudah tahukah Bunda apa yang dimaksud dengan tumbuh kembang anak? Ada yang mengatakan bahwa tumbuh itu artinya anak semakin bertambah besar, sedangkan berkembang maksudnya kemampuan tubuhnya terus meningkat.  

    Tumbuh atau growth adalah terjadinya perubahan fisik pada anak yang dapat diketahui dengan cara pengukuran dan pengamatan langsung. Misalnya menggunakan timbangan untuk mengetahui berat badan, mengukur lingkar kepala dan mengamati perubahan yang terlihat jelas. 

    Sedangkan perkembangan atau development adalah perubahan struktur kemampuan tubuh yang bersifat kompleks. Jadi sebenarnya secara umum pertumbuhan dan perkembangan anak terbagi menjadi dua, yaitu pertumbuhan fisik dan pertumbuhan struktur tubuh.

    Faktor Pendukung Tumbuh Kembang Anak

    Tentunya Bunda sudah mengetahui jika masa pertumbuhan dan perkembangan anak dipengaruhi oleh berbagai faktor pendukung, antara lain :

    1. Genetik

    Tidak dipungkiri bahwa faktor genetik turut mendukung dalam tumbuh kembang anak. Ciri fisik yang dapat terlihat seperti tinggi dan berat badan, struktur tubuh, tekstur rambut, warna mata, juga bakat kemampuan seseorang. 

    2. Gender

    Faktanya tumbuh kembang antara laki-laki dan perempuan memiliki proses yang berbeda. Perkembangan perempuan untuk tumbuh dewasa cenderung lebih cepat dibandingkan anak laki-laki. 

    3. Hormon

    Hormon merupakan faktor internal alami dalam tubuh setiap orang. Apabila produksi hormon disesuaikan dengan kebutuhan maka fungsi dan kemampuan organ tubuh akan berjalan sebagaimana mestinya.

    Begitu pula jika produksi hormon tidak seimbang maka akan mempengaruhi fungsi organ tubuh tertentu seperti terjadi gangguan kesehatan dan tumbuh kembang seseorang. 

    4. Asupan Nutrisi

    Tubuh membutuhkan berbagai jenis nutrisi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang didapat dari asupan makanan sehari-hari. Kebutuhan nutrisi yang terpenuhi dengan baik akan membuat fungsi metabolisme tubuh bekerja dengan optimal. 

    Sedangkan asupan nutrisi yang kurang atau berlebih akan membuat tubuh mengalami kesulitan untuk menjalankan kinerjanya dengan baik. 

    5. Aktivitas Fisik

    Seseorang dengan aktivitas fisik yang baik akan membantu menguatkan otot dan massa tulang dengan lebih baik. Kondisi tubuh pun akan menjadi lebih bugar dan kesehatan terjaga.  

    6. Pendidikan

    Tak dipungkiri bahwa pemahaman dan pengetahuan seseorang akan menjadi lebih baik bila didukung dengan pendidikan, baik didapatkan di rumah atau sekolah. Jenjang pendidikan pun disesuaikan dengan usia anak didik agar dapat benar-benar sesuai dan diterima dengan baik. 

    7. Lingkungan

    Faktor lingkungan memang amat luas dan memberikan pengaruh yang cukup besar dalam pendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Lingkungan yang sehat akan pengaruh yang baik, begitupun sebaliknya. 

    Kesimpulan 

    Faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak menurut para ahli tidak hanya dipengaruhi oleh satu atau dua faktor saja. Memahami apa itu tumbuh kembang anak secara nyata tentu akan membuat para orang tua tidak kewalahan dalam menikmati kebersamaan dengan buah hati. 

    Banyak cara yang dilakukan untuk dapat memastikan masa tumbuh kembang tersebut. Melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, mengoptimalkan pemberian nutrisi juga memberikan stimulasi sesuai usia anak. 

    Peran Bunda dan pasangan dalam menikmati masa tumbuh kembang anak menjadi bagian penting untuk masa depan mereka. Melalui orang tualah mereka akan mendapatkan banyak pemahaman tentang apa dan bagaimana kondisi di sekitarnya. 

    Salam bahagia,  

  • Jam Mandi yang Baik Untuk Bayi, Sudah Tahukah?

    Jam mandi yang baik untuk bayi, kapankah waktunya dan kenapa perlu menentukan waktu khusus untuk memandikannya? Karena usianya masih kecil. Benarkah bayi yang baru lahir perlu melakukan rutinitas mandi yang sama seperti usia anak-anak atau dewasa? Umumnya mandi memang dilakukan dua kali sehari. 

    Tujuannya agar rutinitas tersebut tidak mengganggu waktu tidur bayi. Karena umumnya bayi memang lebih banyak tidur untuk membantu mendukung perkembangan tubuh. 

    Jadwal Mandi yang Baik

    Mandi memang menjadi rutinitas yang menyenangkan, tetapi untuk bayi baru lahir hingga usia 2 bulan sebenarnya tidak perlu dimandikan terlalu sering, karena kondisi kulitnya masih sensitif sehingga dapat membuatnya mudah kering dan iritasi. 

    Oleh karena itu rutinitas ini perlu dilakukan dengan hati-hati dan menggunakan perawatan mandi yang sesuai dengan kondisi kulit bayi. Misalnya sabun juga shampoo. 

    Setelah usianya mencapai 2 bulan maka mandi bisa dilakukan 2 kali dalam sehari. Lalu kapan sebaiknya mandi dilakukan? Apakah ada waktu yang khusus agar nyaman dan tidak membuatnya rewel?

    Pemilihan Jam Mandi untuk Bayi 

    Tujuan mandi adalah menjaga kebersihan tubuh. Pemilihan waktu mandi sebenarnya bertujuan agar selama prosesnya bisa benar-benar menikmati dan kondisi tubuhnya juga menjadi lebih segar.

    Untuk itu sebaiknya Bunda memilih waktu yang tepat. Beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan untuk pemilihan waktunya, yaitu :

    • Tidak dalam kondisi lapar atau kenyang
    • Hindari ketika bayi mengantuk atau lelah
    • Saat bayi baru bangun dari tidurnya

    Waktu mandi yang dipilih saat pagi hari umumnya sekitar pukul 6 sampai 8 pagi dan pukul 4 sampai 5 sore. Namun juga dapat disesuaikan dengan kondisi cuaca. 

    Baca juga : 

    Kesimpulan

    Jam mandi yang baik untuk bayi bisa disesuaikan dengan usianya. Rutinitas ini bagi bayi tentu berbeda dengan usia anak-anak dan dewasa. Bunda perlu memperhatikan beberapa hal bila belum menemukan waktu mandi yang pas untuk mereka. 

    Namun setelah bayi memiliki rutinitas yang jelas seperti waktu tidurnya maka akan membantu Bunda menentukan waktu ideal untuk mandi. Selain mendapatkan waktu yang tepat, Bunda juga perlu melakukan persiapan untuk memandikan bayi agar mereka dapat menikmati rutinitas ini dengan nyaman dan tidak rewel tentunya. 

     

    Salam bahagia,

  • Pengertian Pola Asuh Orang Tua Menurut Para Ahli

    Pengertian pola asuh orang tua menurut para ahli, apakah itu? Setiap keluarga tentu sudah memiliki cara untuk pengasuhan untuk buah hatinya. Pengasuhan orang tua tersebut nantinya akan memberikan dampak pada tumbuh kembang anak kelak. 

    Berdasarkan rujukan tersebut nantinya akan membantu kita menentukan pilihan, mana yang ingin dipilih dalam menjalin kebersamaan dengan buah hati. Tentunya apapun pilihan yang diambil sudah melalui berbagai pertimbangan. 

    Pengertian Pola Asuh Orang Tua Menurut Para Ahli

    Pemilihan pola pengasuhan anak dapat disesuaikan oleh banyak faktor, seperti pengalaman masa lalu, mengikuti saran ahli parenting, dilakukan secara alami, ingin memberikan kebebasan pada anak, dan sebagainya. 

    Berdasarkan pola pengasuhan inilah yang membuat karakter setiap anak berbeda-beda. Anak tumbuh dan berkembang menjadi jiwa yang unik dan sudah selayaknya kita menghormati perbedaan yang ada. Tidak membandingkan atau mengucilkan perbedaan tersebut.   

    Pola asuh anak merupakan suatu proses untuk mendukung perkembangan fisik, mental, intelektual, emosional, sosial juga finansial anak mulai dari bayi sampai kelak dewasa. 

    Jenis Pola Asuh Orang Tua Menurut Para Ahli

    Pola Asuh Orang Tua

    Psikolog Diana Baumrind telah melakukan penelitian pada 100 anak lebih sejak tahun 1960-an dan mendapatkan tiga cara pola asuh anak. Penelitian selanjutnya dilakukan oleh Eleanor Maccoby dan John dan menambahkan satu cara pola pengasuhan. 

    Berikut empat jenis pola asuh berdasarkan dari penelitian tersebut :

    1.Pola Asuh Orang Tua Otoriter

    Orang tua mempunyai peraturan yang cukup ketat dan apabila dilanggar maka anak akan mendapatkan hukuman. Tujuan pola asuh ini adalah anak-anak dapat berbuat baik dan tidak melakukan kesalahan.

    Berdasarkan penelitiannya Baumrind menjelaskan bahwa orang tua yang melakukan pola asuh otoriter memiliki orientasi yang lebih pada kepatuhan dan status. Buah hati memang menjadi pribadi yang patuh dan cakap. 

    Meski demikian mereka cenderung menjadi pribadi yang tidak bahagia, kemampuan sosialnya kurang dan memiliki harga diri yang rendah. 

    2.Pola Asuh Orang Tua Demokratis 

    Pola asuh demokratis yaitu orang tua menerapkan peraturan untuk mendukung perkembangan buah hatinya, tetapi lebih bersifat demokratis. Berusaha responsif dan mau mendengarkan keluh kesah anak dengan penuh kasih sayang. 

    3.Pola Asuh Orang Tua Permisif 

    Orang tua memberikan pola asuh yang senang memanjakan dan memiliki harapan tertentu terhadap buah hatinya. Pola pengasuhan ini memang lebih responsif dibandingkan dua pola asuh sebelumnya. 

    4.Pola Asuh Orang Tua Lalai     

    Dalam pola asuh ini, peran orang tua cenderung tidak menuntut, tidak responsif juga kurang komunikasi. Hasilnya anak tidak memiliki kontrol diri terhadap apa yang dilakukannya di kemudian hari. 

    Pola Asuh Anak yang Baik

    Tidak dipungkiri bahwa setiap orang tua ingin memberikan yang terbaik untuk semua buah hatinya, tanpa terkecuali. Bagi orang tua bentuk apapun yang dilakukan untuk anak merupakan wujud kasih sayangnya. Memahami pengertian pola asuh orang tua menurut para ahli dapat menjadi tambahan ilmu untuk memantapkan pemilihan pola asuh anak. 

    Oleh karena pola pengasuhan adalah investasi untuk jangka panjang karena hasilnya tidak akan langsung dapat dirasakan saat ini juga. Sehingga membutuhkan waktu dan kesabaran dalam menjalani prosesnya. Ya, semua berproses dan kondisinya disesuaikan dengan masa tumbuh kembang anak. 

    Pola asuh anak yang baik akan membentuk karakter anak yang baik juga, seperti memiliki rasa empati, mampu menempatkan diri dimanapun dengan baik, mempunyai jiwa kemandirian, keceriaan, kejujuran, rasa kasih sayang serta pengendalian diri yang baik.

    Baca juga :

    Kesimpulan

    Memahami pengertian pola asuh orang tua menurut para ahli tentu akan membuat kita selaku orang tua mampu memahami mana yang sesuai dengan kondisi buah hati. Meskipun faktanya gaya pola asuh anak pada setiap keluarga tentunya memiliki perbedaan. 

    Namun demikian semua orang tua mempunyai niatan yang sama, yaitu ingin memiliki generasi sesuai harapan. Oleh karena itu pemilihan pola asuh disesuaikan dengan kondisi masing-masing keluarga. Jenis pola asuh manakah yang Bunda dan pasangan terapkan untuk mendukung perkembangan buah hati?

     

    Salam bahagia,

     

  • Cara Memandikan Bayi 1 Bulan yang Tepat dan Aman

    Cara memandikan bayi 1 bulan adakah yang perlu diperhatikan oleh para Bunda. Terus apa saja yang sebaiknya dipersiapkan sebelum bayi mandi.

    Setelah melalui proses persalinan, selanjutnya Bunda dan bayi akan kembali ke rumah dan mengurus buah hati sepenuhnya. Duh rasanya deg-degan, ya Bun. Langsung membayangkan bagaimana cara memandikan bayi 1 bulan, cara menstimulasinya dan pertanyaan lain yang terus berputar-putar dalam pikiran. 

    Eiit … Tenang dulu Bunda. Semua proses tumbuh kembang buah hati bisa dilakukan dengan tenang dan nyaman. Rasa khawatir, was-was dan pikiran yang tidak tenang akan membuat Bunda jadi kurang nyaman dan bisa mempengaruhi kondisi fisik juga. 

    Cara Memandikan Bayi 1 Bulan

    Pasca persalinan tentunya semua ibu tidak mengalami kondisi yang sama. Ada yang butuh waktu untuk proses pemulihan, tetapi ada juga yang berusaha untuk segera pulih dan kondisinya juga memungkinkan. 

    Saat proses persalinan pertama kondisi saya benar-benar kurang mendukung untuk segera menangani buah hati sendiri. Proses caesar yang terjadi membuat tubuh butuh waktu untuk pemulihan dalam beberapa hari. Berjalan saja dilakukan pelan-pelan untuk menjaga kondisi jahitan. Termasuk juga  saat menyusui. 

    Namun setelah dua minggu kondisi sudah pulih dan bisa deh, menangani bayi sendiri. Asyik.

    Kondisi tubuh bayi usia 1 bulan tentu sudah lebih berisi. Rata-rata pertumbuhan berat badan bayi sekitar 20-30 gram per hari sampai usia 1 bulan.

    Sebelum mengajak mandi bayi, Bunda perlu mengatur kondisi diri dulu. Ya, perlu mempersiapkan diri dengan penuh keyakinan bahwa Bunda bisa melakukannya dengan baik. 

    Mempersiapkan Perlengkapan Mandi Bayi 1 Bulan

    Perlengkapan Mandi Bayi 1 Bulan

    Mandi merupakan aktivitas yang menyenangkan, termasuk untuk bayi. Saat dimana dia bisa menyegarkan tubuhnya, bermain dan bisa berinteraksi juga dengan Bunda. Sehingga menjadi momen untuk meningkatkan bonding. 

    Agar memudahkan sebelum mandi sebaiknya Bunda mempersiapkan dahulu berbagai keperluan yang dibutuhkan untuk bayi, antara lain :

    1.Handuk untuk mengeringkan tubuh bayi. Pilih yang berbahan lembut dan mudah menyerap air sehingga membuat bayi nyaman.

    2.Baju ganti. Umumnya di usia 1 bulan menggunakan piyama sehingga memudahkan Bunda mengenakannya. 

    3.Popok ganti. 

    4.Sabun mandi penggunaannya disesuaikan dengan kondisi kulitnya. Umumnya menggunakan sabun cair khusus bayi atau memilih soap-free untuk mencegah iritasi dan kulit kering. 

    5.Air yang digunakan untuk mandi bayi dengan kondisi tidak terlalu panas atau dingin.   

    6.Tempat mandi. Umumnya menggunakan bak mandi bayi.

    7.Minyak telon.

    Baca juga : Trik Menghadapi Tangisan Bayi

    Kesimpulan

    Cara memandikan bayi 1 bulan memang membutuhkan persiapan untuk menjaga kondisi bayi tetap nyaman. Berat badannya yang masih kecil seringkali membuat Bunda merasa gugup dan khawatir saat menanganinya. 

    Rasa percaya diri dan melakukan persiapan dahulu sebelum mandi akan membuat prosesnya menjadi mudah dan berjalan dengan lancar. Selanjutnya rasa kekhawatiran itu akan hilang dan Bunda akan semakin menikmati waktu mandi bayi. 

     

    Salam bahagia,

     

  • Trik Menghadapi Tangisan Bayi

    Trik menghadapi tangisan bayi dibutuhkan agar kondisi ibu semakin panik dan bayi bisa segera tenang. Hal apa sajakah yang sebaiknya dilakukan untuk menghadapi saat seperti ini.

    Menemaninya dalam keseharian, mengasuh dengan sepenuh hati merupakan bagian yang membahagiakan dan tak terlupakan bagi seorang ibu. Meski awalnya merasa takut atau khawatir salah atau bayi merasa tidak nyaman, tetapi selanjutnya akan membuat ibu menjadi terbiasa dan menikmati prosesnya. Begitupun saat mendengar tangisan bayi. Apa sih trik menghadapi kondisi ini agar Bunda bisa menikmati momen ini dengan tetap merasa bahagia.

    Tak dipungkiri diusia belianya bayi akan sering menangis dan ibu akan berusaha untuk menenangkannya. Namun tidak sedikit juga yang merasa panik saat mendengar suara tangisan tersebut. Menangis merupakan cara bayi mengungkapkan apa yang dirasakan, dan diinginkannya.

    Bisa ungkapan rasa lapar, merasa kurang nyaman dengan kondisinya, bosan, rasa sakit yang dirasakannya, ingin mendapatkan kehangatan, buang air kecil atau besar, dan perasaan lain yang ingin disampaikannya.

    Bila  dihitung jumlah total bayi menangis dalam sehari bisa mencapai sekitar 1-4 jam. Unik ya sebenarnya dunia bayi ini. Lalu apa yang sebaiknya Bunda lakukan saat mendengar suara tangis bayi ini? Ada beberapa trik  menghadapi tangisan bayi.

    Cara Menghadapi Tangisan Bayi

     “Menangis merupakan bentuk ungkapan akan apa yang dirasakannya.”

    Tips Hadapi Tangisan Bayi

    1. Tenangkan Diri

    Saat Bunda sedang ingin istirahat, tiba-tiba bayi menangis dengan suara khasnya, apa yang akan Bunda lakukan?

    Ada yang kesal, sedih atau bahkan mendiamkan suara itu. Ya, bayi memang memanggil Bundanya dan ingin mengungkapkan sesuatu. Apa hanya akan terjadi saat tertentu saja? Tidak juga, karena disesuaikan dengan kondisi bayi.

    Maka tenangkan diri Bunda dahulu sejenak. Atur nafas dengan baik agar saat menghadapi bayi bisa tetap dengan senyuman dan hati tenang. Kondisi seperti ini akan membuat bayi juga jadi merasa nyaman dan Bunda bisa mengatasinya dengan segera.

    Apakah perlu seperti itu? Usahakan demikian agar rasa berat di hati bisa sirna dan mampu menghadapi segalanya dengan mudah. Emosi yang Bunda rasakan akan membuat bayi juga merasa tidak nyaman. Mungkin awalnya belum terbiasa, tetapi bila terus dicoba akan membuat Bunda jadi terbiasa.

    2. Tarik Nafas Sesaat

    Bayi menangis menunjukkan bahwa dia membutuhkan kehadiran orang didekatnya untuk membantu kondisi yang dirasakannya saat itu. Saat kondisi Bunda sedang letih, pusing, tentu tangisan bayi akan terasa kurang nyaman.

    Ada baiknya Bunda menarik nafas sesaat untuk menghimpun energi tambahan, menyegarkan tubuh dan menambah aura kebahagiaan dalam jiwa.

    3. Hampiri dan Cek Kondisi Bayi

    Setelah kondisi Bunda terasa nyaman, maka segera hampiri bayi untuk bisa mencari tahu apa penyebab dia menangis, kemudian segera mengatasinya. Untuk merasakan ketenangan bisa juga sejenak Bunda memberikan sentuhan lembut, pelukan kehangatan sehingga bayi benar-benar bisa merasakan bahwa Bundanya benar-benar siap menemaninya dan selalu ada untuknya.

    Rasa nyaman dan tenang memang tidak hanya dibutuhkan orang tua saat menghadapi buah hatinya. Begitupun bayi yang belum bisa mengungkapkan apa yang dirasakannya dengan ucapan secara langsung.

    Apabila semua kondisi bayi sudah teratasi dan dia sudah kembali dalam peraduannya kembali, maka Bunda bisa melakukan aktivitas yang sebelumnya dilakukan atau bisa juga beristirahat.

    Cara Menghadapi Tangisan Bayi Kehangatan Bunda Memberikan Ketenangan

    Trik menghadapi bayi menangis perlu diketahui agar saat terdengar suara tangis bayi, Bunda tidak langsung merasa panik. Bayi mengungkapkan keinginannya lewat suara tangis yang terjadi kapanpun.

    Meskipun demikian tidak sedikit ibu yang bisa menikmati tangisan itu dengan senyuman. Bahkan ada yang mengajaknya berkomunikasi. Bisa dengan menanyakan apa yang dia inginkan, apa yang dirasakannya atau bisa juga menceritakan apa yang ada disekitarnya.

    Kalimat yang Bunda sampaikan memang belum dimengerti olehnya, tetapi dia akan melihat bagaimana ekspresi yang Bunda tunjukkan. Getaran dan rasa ini yang akan dinikmati oleh bayi, sehingga akan membuat tangisannya mereda dengan sendirinya.

    Penutup

    Trik menghadapi tangisan bayi memang dapat menjadi cara jitu saat Bunda dalam kondisi yang kurang nyaman. Meskipun awalnya tidak mudah menghadapi tangisan ini, tetapi setelah Bunda mencobanya beberapa kali maka akan jadi biasa dan nyaman melakukannya.

    Bunda dan bayi, sama-sama membutuhkan kenyamanan, juga ketenangan saat saling bersama. Hal ini dapat tercipta bila Bunda yang mengawali. Bayi adalah makhluk kecil yang belum bisa berbuat apapun, tetapi mampu merasakan sekitarnya dengan hatinya.

    Salam bahagia,